Baca Juga: 3 Tanggapan Ridwan Kamil usai rumahnya digeledah KPK terkait perkara di BJB
Hingga kini, lembaga antirasuah tersebut masih mengumpulkan bukti-bukti guna memperkuat proses hukum yang sedang berlangsung.
Meskipun KPK telah menyatakan bahwa ada beberapa tersangka yang telah ditetapkan dalam kasus ini, namun identitas mereka belum diumumkan secara resmi ke publik.
"Tindak lanjut terhadap penanganannya, pasca dilakukan rilis terkait penentuan terhadap perkara tersebut, ya jadi kewenangan dari penyidik dan direktur atau deputi kapan akan dilakukan tindak lanjutnya," imbuh Setyo.
Selasa, 11 Maret 2025, Ketua KPK Setyo Budiyanto, mengungkapkan bahwa penggeledahan ini dilakukan berdasarkan informasi yang diperoleh dari keterangan saksi.
Baca Juga: Dedi Mulyadi soroti normalisasi sungai di Bekasi lambat gegara masalah lahan: Harus diselesaikan
Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk mengumpulkan bukti yang dapat memperjelas perkara yang tengah diselidiki.
"Berdasarkan keterangan saksi yang telah diperiksa, kami menilai perlu dilakukan penggeledahan guna memastikan ada atau tidaknya keterkaitan antara rumah yang digeledah dengan kasus yang sedang kami tangani. Ini bagian dari upaya kami untuk membuat kasus ini semakin terang," kata Setyo saat dikonfirmasi pada Selasa 11 Maret 2025.
Sementara itu, Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, menjelaskan bahwa kasus dugaan korupsi di Bank BJB ini berkaitan dengan pengadaan iklan yang menyebabkan kerugian negara dalam jumlah besar.
"Kasus ini terkait pengadaan iklan di Bank BJB. Berdasarkan perhitungan awal, kerugian negara diperkirakan mencapai miliaran rupiah," ungkap Fitroh.
Baca Juga: Gubernur Jabar Dedi Mulyadi temukan bantaran sungai di Bekasi sudah bersertifikat: Jangan dibiarkan
Meski demikian, KPK hingga kini masih belum merinci lebih lanjut konstruksi perkara tersebut, termasuk bagaimana mekanisme korupsi ini berlangsung serta pihak-pihak yang terlibat secara spesifik.
Dalam penyelidikan kasus ini, KPK telah menetapkan lima orang sebagai tersangka. Para tersangka berasal dari dua kelompok, yaitu penyelenggara negara serta pihak swasta.
Kendati demikian, KPK masih belum mengungkap identitas mereka kepada publik.
"Kami sudah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Namun, untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, kami belum dapat mengumumkan identitas mereka," ujar Fitroh.
Artikel Terkait
Ridwan Kamil targetkan satu putaran kemenangan Prabowo-Gibran di Jawa Barat dengan angka diatas 60 persen
Para Kyai, Nyai dan Guru Ngaji di Jawa Barat deklarasikan dukungan kepada Ridwan Kamil untuk kembali maju jadi Gubernur Jawa Barat di Pilkada 2024
Ridwan Kamil tebar janji ke warga Jakarta, ini perbandingan janji saat jadi Gubernur Jabar
4 Fakta terbaru soal gugatan Ridwan Kamil usai laporkan KPU DKI Jakarta ke DKPP gegara partisipasi rendah di Pilkada 2024
Ungkapan Ridwan Kamil usai kalah di Pilkada 2024, sebut bukan akhir dari segalanya hingga berharap sesuatu yang lebih baik
3 Tanggapan Ridwan Kamil usai rumahnya digeledah KPK terkait perkara di BJB
Kata KPK pasca geledah rumah Ridwan Kamil terkait dugaan korupsi Bank BJB