GENMILENIAL.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan jika ada potensi fraud pada pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pasalnya, salah satu program prioritas pemerintah yang sudah berjalan sejak 6 Januari 2025 ini memiliki anggaran yang cukup besar.
Sesuai target awal, untuk tahun 2025, program MBG sudah mendapat jatah anggaran Rp71 triliun.
Jika percepatan akan dilakukan sesuai keinginan Presiden Prabowo pada September mendatang, Badan Gizi Nasional (BGN) kemungkinan akan mendapat tambahan anggaran Rp100 triliun.
Baca Juga: Warganet serukan boikot Baim Wong setelah Paula Verhoeven unggah video anaknya menangis ketakutan
Ketua KPK Setyo Budiyanto mengungkapkan bahwa ada informasi masuk tentang anggaran MBG yang mulai diakali oleh oknum tak bertanggung jawab.
Laporan yang diterima oleh lembaga tersebut adalah pengurangan makanan dari Rp10.000 menjadi hanya Rp8.000.
“Kami sudah menerima laporan adanya pengurangan makanan yang seharusnya diterima senilai Rp10.000, tetapi yang diterima hanya Rp8.000,” ujarnya pada Jumat, 7 Maret 2025 di Gedung KPK, Jakarta.
“Ini harus jadi perhatian karena berimbas pada kualitas makanan,” tandasnya.
Baca Juga: Menyoal izin bersama dua anaknya, pengacara Baim Wong dan Paula Verhoeven beri pernyataan berbeda
“Karena kegiatannya bersifat kegiatan pencegahan, maka kami sampaikan dengan harapan informasi ini bisa segera disikapi,” imbuhnya.
Kekhawatiran pada penyelewengan dana anggaran MBG ini karena dana terpusat di BGN dan pelaksanaan di tiap daerah di Indonesia membuat kesulitan untuk diawasi.
“Yang menjadi kekhawatiran, karena posisi anggaran di pusat, jangan sampai begitu sampai di daerah seperti es batu (yang mencair),” kata Setyo dalam keterangan tertulis lainnya dari KPK.
Adanya dugaan penyelewengan anggaran, Kepala BGN Dadan Hindayana langsung memberikan respon terkait pernyataan KPK tersebut.
Artikel Terkait
MBG jadi salah satu program prioritas pemerintah, Gibran titip pesan untuk terus memantaunya kepada kepala daerah saat jadi pemateri retret
4 Poin arahan Wapres Gibran saat mengisi retret kepala daerah, dari program MBG hingga sertifikasi halal UMKM
Ada kasus keracunan MBG, Kepala Badan Gizi Nasional: Itu mitra yang baru-baru
Imbas maraknya kasus keracunan makanan dari MBG, Kepala BGN minta para mitra untuk upload video saat memasak di sosmed: Bentuk pertanggungjawaban kami
Menyoal kasus keracunan MBG, siapa yang akan menanggung biaya pengobatannya? begini jawaban Badan Gizi Nasional
KPK mulai cium praktik curang di pelaksanaan MBG, anggaran makan Rp10.000 diam-diam diturunkan jadi Rp8.000
KPK terima bocoran info ada praktik ‘pilih kasih’ di dapur MBG, dari pembangunan hingga bahan baku yang dipakai