GENMILENIAL.ID - Rektor Universitas Indonesia (UI), Prof Heri Hermansyah menuturkan terkait hasil rakor empat Organ UI tentang disertasi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.
Sebelumnya, terjadi polemik disertasi Bahlil yang saat itu mengambil Program Doktor (S3) SKSG Universitas Indonesia untuk dibatalkan.
Polemik itu muncul setelah adanya dugaan risalah rapat pleno Dewan Guru Besar (DGB) UI yang beredar luas di media sosial.
Dalam risalah rapat pleno tertanggal 10 Januari 2025 yang beredar di media sosial, DGB UI merekomendasikan agar disertasi Bahlil dibatalkan karena ditemukan beberapa pelanggaran.
Baca Juga: KAI hadirkan kenyamanan baru dengan Kereta Ekonomi New Generation modifikasi di KA Sancaka Utara
Salah satunya adalah adanya ketidakjujuran dalam pengambilan data. Menurut risalah yang beredar, data penelitian disertasi Bahlil didapatkan tanpa izin narasumber dan penggunaannya tidak transparan.
Setelah polemik disertasi Bahlil Lahadalia muncul dan menjadi sorotan publik, gelar Doktor Ketua Umum Golkar itu ditangguhkan oleh UI.
Penangguhan itu dilakukan pada November 2024 lalu berdasarkan hasil rapat empat organ UI.
Terkini, Heri mengungkap hasil pertemuan empat Organ UI memutuskan untuk memberikan rekomendasi pembinaan bukan pembatalan disertasi Bahlil.
"Di pertemuan terbatas empat organ UI, kemudian memutuskan untuk melakukan pembinaan (revisi atau perbaikan)," tutur Heri dalam konferensi pers di Gedung FKUI, Salemba, Jakarta Pusat, pada Jumat, 7 Maret 2025.
Baca Juga: Richard Lee pernah jadi korban pemerasan Nikita Mirzani juga? Reza Gladys: Kapan bersuara?
Heri mengatakan, pembinaan itu akan dilakukan kepada promotor, co-promotor, direktur, kepala program studi, dan Bahlil Lahadalia selaku mahasiswa dalam program studi tersebut.
"Pembinaan dilakukan sesuai dengan tingkat pelanggaran akademik dan etik yang dilakukan, proporsional, secara objektif," tuturnya.
Selain itu, Heri melanjutkan pembinaan dilakukan, mulai dari penundaan kenaikan pangkat, untuk jangka waktu tertentu.
Artikel Terkait
PT DAHANA raih penghargaan dari Kementerian ESDM RI
Menteri ESDM Bahlil sebut kebijakan hilirisasi nikel yang tidak adil untuk masyarakat daerah dalam Sidang Doktoral UI
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ungkap mekanisme harga gas LPG 3 kg dari agen hingga pengecer: Rp19.000 itu sudah mahal
Telisik kasus dugaan korupsi minyak mentah yang seret Kementerian ESDM, Kejagung: Alih-alih penuhi kebutuhan minyak malah ekspor-impor
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mau membuat badan pengawas gas LPG 3 kg, pastikan penyaluran subsidi ke pihak yang tepat
Telisik skandal korupsi minyak senilai Rp193 triliun: Sebelumnya Ditjen Migas ESDM digeledah, kini Dirut Pertamina jadi tersangka
Menteri Bahlil ikut respon skandal Pertamax oplos, soal kepastian spek BBM Pertamina hingga lapor langsung ke Prabowo