Gejala pneumonia ganda hampir sama dengan pneumonia biasa, antara lain:
- Sesak napas
- Nyeri dada
- Demam
- Batuk berdahak
Baca Juga: 53 Kepala daerah tidak hadir di retret, termasuk kader PDIP, ini sanksi yang harus dijalani
- Kelelahan
- Mual, muntah, dan diare
Pada lansia, gejala bisa meliputi kebingungan, gangguan berpikir, serta suhu tubuh yang lebih rendah dari normal.
Dr. Wayne Tsuang dari Cleveland Clinic menjelaskan bahwa pneumonia di satu atau kedua paru-paru sering terjadi secara kebetulan, terlepas dari apakah penyebabnya adalah bakteri, virus, atau jamur.
Kelompok Berisiko dan Pengobatan
Beberapa kelompok yang lebih rentan terhadap pneumonia meliputi bayi, lansia, penderita penyakit kronis, serta individu dengan sistem imun lemah.
Perokok serta pengguna narkoba atau alkohol juga berisiko lebih tinggi mengalami kondisi ini.
Pneumonia yang disebabkan oleh virus biasanya diobati dengan obat antivirus, sedangkan pneumonia bakteri memerlukan antibiotik.
Artikel Terkait
Hari Raya Natal, Lapas 2A Subang berikan remisi khusus kepada 6 warga binaan
Libur Natal 2023, Kapos Pam Simpang Sari Ater sebut volume kendaraan turun dibanding malam Natal
Pj. Bupati Subang kunjungi GPIB Maranatha pada malam Natal 2024, ini pesan yang disampaikan
Pastikan keamanan malam Natal 2024, Polres Subang gelar patroli di sejumlah gereja
Momen Natal 2024, KWI ajak umat doakan dan dukung Prabowo majukan Indonesia
Megawati Soekarnoputri berikan lukisan Bunda Maria berkebaya pada Paus Fransiskus, begini respons Paus
Sudah mengalami masalah kesehatan tentang pernapasan, Paus Fransiskus alami Double Pneumonia