Meskipun jumlah publikasi ilmiah di Indonesia terus meningkat, kualitasnya masih perlu ditingkatkan agar lebih berdampak dalam dunia akademik dan industri.
2. Hilirisasi produk dan industri bernilai tinggi
Pilar kedua bertujuan untuk mengembangkan produk dan industri yang memiliki nilai tambah tinggi melalui riset.
Hal ini termasuk inovasi di bidang pangan dan teknologi yang dapat menunjang program MBG.
Baca Juga: Dampak dipangkasnya anggaran Makan Bergizi Gratis mencapai Rp200 miliar, ini kata Ketua MBG
Mengurangi ketergantungan pada produk impor
Fauzan menekankan bahwa Indonesia masih bergantung pada industri dagang dan impor produk luar negeri.
Oleh karena itu, salah satu tujuan utama dari hilirisasi riset adalah mengganti produk impor dengan produk lokal yang telah dipatenkan dan dapat dikembangkan oleh universitas.
"Salah satu yang menjadi tujuan dari pengembangan pilar kedua ini adalah mengurangi impor atau mensubstitusi impor dengan produk-produk buatan kita yang paten-patennya. Mudah-mudahan, betul-betul bisa dimanfaatkan dan dikembangkan oleh kampus-kampus," ujarnya.
Membangun kemitraan antara riset, industri, dan masyarakat
Kemitraan antara dunia riset, industri, dan masyarakat menjadi faktor kunci dalam menjadikan riset lebih aplikatif. Direktorat Kemitraan Riset dan Inovasi bekerja untuk menghubungkan penelitian dengan industri dan masyarakat agar hasil riset dapat menyelesaikan masalah-masalah di lapangan.
"Setelah terjalinnya kemitraan, kita ingin ujungnya adalah pengabdian kepada masyarakat. Jadi produk-produk kita bisa menyelesaikan masalah-masalah di masyarakat," jelas Fauzan.
Sebagai bagian dari inisiatif ini, pihaknya akan bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Pangan dalam membantu logistik program MBG.
Selain itu, perguruan tinggi juga akan berperan dalam pengembangan pertanian guna memastikan ketersediaan pangan.
Artikel Terkait
Memantau pelaksanaan MBG di Depok dan minta masyarakat tak ragu sampaikan evaluasi, Wapres Gibran: Saya kira cukup oke hari ini
Mendikdasmen Abdul Mu’ti beri respon terkait penolakan MBG dari pelajar Papua, viral foto aksi damai lebih memilih pendidikan dibanding makan gratis
TNI ikut membantu pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis dan pembangunan 300 dapur sehat, KSAD: MBG tanggung jawab BGN, anggota hanya membantu
MBG jadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo, Wapres Gibran: Saya selalu ditagih bahkan sebelum dilantik
Sama-sama menyediakan makanan, Sri Mulyani sebut program MBG seperti catering hajatan mantu yang digelar setiap hari
Presiden Prabowo langsung instruksikan efisiensi usai berkunjung ke kantor Badan Gizi Nasional, Kepala BGN pastikan MBG tetap aman
Dampak dipangkasnya anggaran Makan Bergizi Gratis mencapai Rp200 miliar, ini kata Ketua MBG