Ada penghematan uang negara hingga Rp306 triliun, Presiden Prabowo: Saya ingin perbaiki sekolah rusak di Indonesia

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Rabu, 12 Februari 2025 | 08:01 WIB
Presiden Prabowo ungkap alasan penghematan anggaran dan sentil perjalan dinas ke luar negeri. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Negara)
Presiden Prabowo ungkap alasan penghematan anggaran dan sentil perjalan dinas ke luar negeri. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Negara)

Anggaran untuk perbaikan sekolah

Presiden juga mengatakan tentang perbaikan fasilitas sekolah yang diperlukan untuk pendidikan anak-anak Indonesia.

“Saya ingin memperbaiki semua sekolah Indonesia, kita punya 330 ribu sekolah, anggaran untuk perbaikan sekolah hanya cukup untuk memperbaiki 20 ribu sekolah, berapa tahun kita mau selesaikan 330 ribu sekolah?” tegas Presiden.

Baca Juga: Ilmuwan ungkap iklim bulan Januari mencapai rekor, singgung soal adanya tanda kerusakan bumi

Sentil persoalan perjalanan dinas

Presiden Prabowo kemudian menyentil tentang perjalanan dinas yang dilakukan oleh pejabat negara.

Menurut Presiden, perjalan dinas ke luar negeri harus dikurangi, kecuali memang ada tugas tertentu atas nama negara.

“Yang perlu ke luar negeri yang tugas, tugas belajar boleh, tugas atas nama negara boleh, jangan tugas yang dicari-cari untuk jalan-jalan,” ungkap Presiden.

“Kalau mau jalan-jalan, pakai uang sendiri,” tegasnya.

Presiden juga mengatakan kalau dirinya ke luar negeri karena sebagai kepala negara, ia mewakili Indonesia dalam pertemuan penting dunia.

Baca Juga: MBG jadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo, Wapres Gibran: Saya selalu ditagih bahkan sebelum dilantik

“Cukup itu seminar, cukup itu kajian, apa itu FGD (forum group discussion), mau diskusi apa lagi, itu mengentaskan kemiskinan absolut, bantu rakyat yang lapar cari makan, sekolah yang rusak diperbaiki, jalan yang rusak perbaiki,” ucapnya.

Presiden juga menyebut beberapa agenda seperti studi banding mengentaskan ke Australia di mana menurutnya, Australia adalah salah satu negara kaya di dunia.

“Mau belajar mengentaskan kemiskinan studi bandingnya ke Australia, Australia itu salah satu dari 10 negara terkaya di dunia kok belajar ke Australia, terus studi banding Pramuka, ada apa belajar Pramuka?” tambahnya.

Presiden juga mengungkapkan dalam keputusan penghematan anggaran ini mendapatkan perlawanan dari beberapa pihak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X