Presiden pangkas anggaran habis-habisan, benarkah minta pembangunan IKN dihentikan?

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Sabtu, 8 Februari 2025 | 05:56 WIB
Pemerintah ungkap tidak ada anggaran untuk pembangunan IKN (Instagram.com/otorita_ikn)
Pemerintah ungkap tidak ada anggaran untuk pembangunan IKN (Instagram.com/otorita_ikn)

“Kalau bisa Rp1.000 triliun, kenapa tidak? Kalau bisa,” ujarnya.

Baca Juga: Viral perseteruan Hotman Paris dan Razman Arif di ruang sidang, pengacara Razman tantang Hotman debat di TV

Saat ini, Kementerian PU belum memiliki rencana untuk meninjau langsung progres pembangunan IKN. 

Fokus utama masih pada penyesuaian anggaran yang tersedia.

“(Belum ada rencana ke IKN) kita urusin anggaran dulu. Nanti lah gampang ke IKN,” kata Dody, yang juga merupakan Politikus Demokrat.

Efek pemangkasan anggaran: proyek yang dibatalkan

Pemangkasan anggaran menyebabkan setidaknya 10 proyek dibatalkan, termasuk:

- Penghentian proyek fisik Single Years Contract (SYC) dan Multi Years Contract (MYC) baru yang didanai rupiah murni.

Baca Juga: Viral perseteruan Hotman Paris dan Razman Arif di ruang sidang, pengacara Razman tantang Hotman debat di TV

- Pembatalan pengadaan alat baru.

- Penggunaan dana tanggap darurat yang lebih selektif dan efisien.

Usulan tambahan anggaran sebelum pemangkasan

Sebelum pemotongan anggaran besar-besaran, Dody sempat mengajukan tambahan Rp60,6 triliun dalam rapat dengan Komisi V DPR pada 3 Desember 2024. 

Dari total usulan tersebut, Rp14,87 triliun dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur di IKN.

Baca Juga: Bertemu Kluivert cs, Erick Thohir ungkap geliat PSSI tata ulang liga Indonesia hingga peran penting instruktur wasit asal Jepang ini

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X