Sekolah diduga lalai, ratusan siswa SMA dan SMK terancam gagal ikut SNBP perguruan tinggi dan risikonya

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Jumat, 7 Februari 2025 | 04:15 WIB
Siswa SMK N 2 Solo Demo karena Terancam Gagal Daftar SNBP (tiktok.com/bangton)
Siswa SMK N 2 Solo Demo karena Terancam Gagal Daftar SNBP (tiktok.com/bangton)

“Sebenarnya kalau itu nggak diregistrasi, kan kita mau daftar ya. Itu kan yang didaftarkan semua, tapi nggak didaftarin gitu loh," katanya kepada awak media di SMKN 2 Solo, Senin 3 Februari 2025.

Salah satu siswa, Aura, juga mengungkapkan kekecewaannya. 

Menurutnya, solusi yang ditawarkan sekolah berupa bimbingan belajar UTBK tidak sepadan dengan kehilangan kesempatan SNBP.

"Kalau misalnya usaha sekolah ini enggak berhasil, kan berarti harusnya ada bentuk pertanggungjawaban lain. Menurut saya, bimbingan UTBK itu tidak sepadan,” ungkap Aura.

Baca Juga: Menyoal Menteri Bahlil yang sebut gas melon ‘tidak langka’, ini potret kelangkaan elpiji 3 kg di pelosok desa hingga berujung maut

“Saya belajar UTBK lama pun sampai sekarang belum 100 persen bisa. Apalagi dengan waktunya singkat dan sedikit," jelasnya.

Upaya penyelesaian oleh pihak Sekolah

Untuk mengatasi masalah ini, kepala sekolah SMK Negeri 2 Solo langsung terbang ke Jakarta guna menemui pihak terkait di kementerian. 

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Nurgiyanto, menyatakan bahwa pihak sekolah sedang berusaha mengupayakan penyelesaian terbaik agar siswa tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

"Berusaha mengupayakan pihak terkait dengan menghubungi instansi terkait pak kepala sekolah, tim PDSS, perwakilan wali murid dan murid ke Jakarta menemui kementerian," ujarnya.

Baca Juga: Punya satu program yang belum ditayangkan, Netflix beri kode bakal ada film dari novel romantis best seller yang akan dibintangi Meghan Markle

Tanggapan panitia SNPMB

Menanggapi kasus ini, Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) mengumumkan bahwa sebanyak 373 sekolah masih belum melakukan finalisasi PDSS meskipun telah melengkapi data siswa eligible. 

Oleh karena itu, panitia berupaya membantu proses finalisasi agar para siswa tetap dapat mendaftar SNBP.

"Berdasarkan evaluasi pengisian PDSS, ditemukan sekolah yang sudah melengkapi data isian siswa eligible, seperti melengkapi nilai siswa eligible dalam 5 semester, namun belum melakukan finalisasi,” ungkap Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB 2025, Eduart Wolok dalam keterangan tertulis, Selasa 4 Februari 2025.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X