Donald Trump dilantik jadi Presiden, AS putuskan keluar dari anggota WHO, ini alasannya

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Jumat, 24 Januari 2025 | 05:45 WIB
Presiden AS Donald Trump putuskan keluar dari keanggotaan WHO (Instagram.com/realdonaldtrump)
Presiden AS Donald Trump putuskan keluar dari keanggotaan WHO (Instagram.com/realdonaldtrump)

GENMILENIAL.ID - Presiden Amerika Serikat ke-47, Donald Trump, secara resmi menarik negaranya dari keanggotaan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hanya beberapa jam setelah dilantik pada Senin, 20 Januari 2025 siang waktu setempat. 

Keputusan kontroversial ini diambil melalui penandatanganan perintah eksekutif.

Trump mengungkapkan alasannya keluar dari badan kesehatan PBB tersebut. 

“WHO telah menipu kami,” ujar Trump, seperti dilansir dari AFP.

Baca Juga: 4 Fakta mengejutkan soal pemecatan PSSI ke STY, dari tanda tangan yang tertunda hingga alasan pilih diam ketimbang blak-blakan

Langkah ini bukanlah hal baru, mengingat Trump sebelumnya telah berulang kali mengkritik WHO selama masa jabatan pertamanya (2017–2021). 

Ia kerap menuduh WHO menghabiskan dana AS tanpa memberikan manfaat yang sepadan.

Dampak penarikan AS dari WHO

Keputusan ini membawa konsekuensi besar, termasuk bagi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC). 

Dengan hengkangnya AS, CDC tidak lagi memiliki akses langsung ke data kesehatan global yang biasanya disediakan WHO.

Baca Juga: Setelah viral lakukan demo karena dugaan kekerasan, Menteri Satryo akhirnya berdamai dengan Neni Herlina

Berdasarkan pengalaman selama pandemi Covid-19, data kesehatan global yang dirilis WHO terbukti penting dalam memantau perkembangan situasi kesehatan di berbagai negara.

Meski begitu, dampak dari penarikan AS terhadap WHO sendiri belum sepenuhnya jelas.

Sebagai salah satu badan PBB, WHO selama ini bergantung pada kontribusi keuangan Washington, yang merupakan donatur terbesar organisasi tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Sumber: AFP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X