Pernyataan itu disampaikan Elon Musk dalam suasana politik di Jerman yang akan mengadakan Pemilu pada 23 Februari 2025 mendatang.
"Jika Anda tidak senang dengan situasi ini, Anda harus memilih perubahan, dan itulah sebabnya saya sangat menyarankan agar orang-orang memilih AfD," tegasnya.
3. Bagaimana politik Neo Nazi di Jerman?
Dilansir dari NPR, partai yang diusung Elon Musk di Jerman yakni AfD dicurigai sebagai Neo Nazi atau gerakan sosial politik yang berupaya memperkenalkan kembali Nazisme era Adolf Hitler.
Neo Nazi merupakan ideologi pasca Perang Dunia II yang berupaya menghidupkan kembali kelompok yang kini masih ada di Jerman.
Baca Juga: PT Dahana dan Dinkes Subang gelar sosialisasi risiko dan kerentanan HIV pada anak muda
Neo Nazi menyebar di Jerman Timur daripada Jerman Barat, dan diisi lebih banyak oleh generasi muda ketimbang generasi tua.
Di dalam politik Jerman, terdapat kecenderungan publik yang menganggap Neo Nazi sebagai hal yang tidak penting, namun perlu pengawasan lebih jauh karena meneror atau menyasar warga asing.***
Artikel Terkait
Elon Musk, Sang Visioner di balik revolusi teknologi
Sinopsis film Logan Lucky, film komedi Amerika yang disutradarai oleh Steven Soderbergh
Mobil milik Aurelie-Tyler ringsek akibat kecelakaan di AS, menyisakan cedera serius bagi pasangan artis dan dokter Itu dari kepala hingga kaki
Resmi diblokir di AS, TikTok bakal kena denda Rp81,9 juta per orang jika masih ada warga Paman Sam yang main aplikasi asal China itu!
TikTok kena banned di AS, begini nasib 4 seleb asal negeri Paman Sam yang punya jutaan fans dari aplikasi milik Zhang Yiming itu!
Pengguna medsos di AS kini migrasi ke RedNote usai pemblokiran TikTok, begini beda cara posting warganet China vs Negeri Paman Sam
Suhu dingin ekstrem menghantui inauguration day, pelantikan Presiden Donald Trump pindah lokasi