“Responnya positif. Program ini membumi, tidak mengawang-awang, dan sesuai dengan anggaran yang ada,” ujarnya.
Sinergi dengan Pemerintah Pusat
Meski memiliki fokus berbeda, program sarapan gratis ini akan disinergikan dengan program makan bergizi gratis dari pemerintah pusat.
“Ini adalah dua hal yang berbeda, tapi akan kami sinergikan agar hasilnya maksimal,” jelas Pramono.
Dengan dana yang sudah dialokasikan dan program yang realistis, Tim Transisi Pramono-Rano optimis bahwa program-program ini bisa segera dijalankan setelah pelantikan.
“Kami yakin, semuanya bisa berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi warga Jakarta,” pungkas Chico.***
Artikel Terkait
Pramono-Doel menang satu putaran? ini 4 alasan pesaing RK-Suswono berani selebrasi kemenangan di Pilgub DKI Jakarta 2024
4 Fakta terbaru soal gugatan Ridwan Kamil usai laporkan KPU DKI Jakarta ke DKPP gegara partisipasi rendah di Pilkada 2024
Soroti proyek tanggul sepanjang 39 km, Pemprov DKI Jakarta keluhkan infrastruktur yang belum rampung sejak tahun 2014!
Pelaku kuliner lokal bersyukur terlibat Makan Bergizi Gratis: Bisa pekerjakan masyarakat, pedagang sekitar
Makan bergizi gratis untuk ibu hamil mulai 9 Januari, ini bedanya dengan MBG anak sekolah
3 Kisah unik Rano Karno, Wagub DKI Jakarta yang melekat di hati warga sebagai ‘Si Doel’ dengan kehidupan bersahaja semasa kecil
Terjadi lagi di momen Makan Bergizi Gratis, anak-anak SD ini enggan nikmati hidangan demi berbagi dengan keluarga di rumah