Letusan Gunung Lewotobi dicirikan oleh letusan-letusan kecil yang berlangsung selama beberapa bulan mendahului letusan besar. Keduanya merupakan gunung berapi yang masih aktif.
Berdasarkan catatan aktivitas vulkanik, Gunung Lewotobi Laki-Laki lebih sering meletus daripada Gunung Lewotobi Perempuan.
Sejarah letusan Lewotobi Perempuan terjadi pada tahun 1921 dan 1935. Selain itu, pernah terjadi peningkatan aktivitas vulkanik pada tahun 2011 dan 2023 lalu.
Sementara itu, Lewotobi Laki-Laki tercatat memiliki riwayat erupsi yang lebih panjang, yaitu pernah erupsi pada tahun 1861, 1865, 1868, 1869, dan 1907.
Gunung Lewotobi Laki-Laki juga pernah menyemburkan abu vulkanik pada tahun 2002 hingga statusnya naik menjadi level IV (Awas) pada 9 Januari 2024 lalu.
Sejarah keberadaan Gunung Lewotobi
Menurut data PVMBG, Gunung Lewotobi Laki-Laki memiliki ketinggian yang mencapai 1.584 mdpl.
Namun, ketinggian itu lebih rendah dibandingkan dengan Gunung Lewotobi Perempuan yang mencapai 1.703 mdpl.
Baca Juga: PT Dahana tawarkan Quarry Management pada Pameran Konstruksi Indonesia
Menurut sejarahnya, adanya dua puncak berapi di NTT itu erat kaitannya dengan budaya dan legenda masyarakat Lamaholot di Pulau Flores.
Sebagai gunung berapi kembar yang aktif, kedua puncak itu dianggap sebagai simbol pasangan suami-istri dan melambangkan kesetiaan dan keharmonisan antara alam dan manusia.***
Artikel Terkait
Taman nasional gunung rinjani, syurganya para pendaki di Lombok, Provinsi NTB
Sepanjang tahun 2023 BNPB telah mencatat ada 4.940 bencana alam
BPBD Subang tempatkan tiga titik posko kolaborasi dalam antisipasi bencana pada arus mudik 2024
Gunung Ruang kembali erupsi, PVMBG naikan level dari siaga ke level awas
Hindari bencana, ini 8 langkah yang bisa dilakukan untuk menjaga kelestarian alam
Intensitas hujan cukup tinggi, Pj. Bupati minta warga Subang waspada dan jaga kebersihan lingkungan serta saluran air untuk hindari bencana
Hindari langganan bencana di musim penghujan, Pemda Subang gencarkan beberapa hal ini, termasuk pemanggilan pihak PTPN