Sepanjang tahun 2023 BNPB telah mencatat ada 4.940 bencana alam

photo author
Abdul Rouf, Genmilenial
- Sabtu, 13 Januari 2024 | 20:39 WIB
Kepala BNPB Letjen Suharyanto saat kunjungi korban bencana longsor di Desa Pasanggrahan Kabupaten Subang
Kepala BNPB Letjen Suharyanto saat kunjungi korban bencana longsor di Desa Pasanggrahan Kabupaten Subang

GENMILENIAL.ID - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mencatat ada 4.940 bencana alam yang terjadi sepanjang tahun 2023. Angka tersebut naik dari tahun sebelumnya.

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto mengatakan Indonesia merupakan salah satu dari 35 negara di dunia yang memiliki potensi resiko bencana tinggi.

"Indonesia merupakan satu negara dari 35 negara di dunia yang potensi risiko bencananya paling tinggi, sehingga dikatakan kalau tadi di 2022, 3 ribu, di 2023 BNPB mencatat lebih tinggi lagi 4.940 kali bencana," kata Suharyanto dikutip dari PMJNews pada Sabtu 13 Januari 2024.

Terkait dampak yang ditimbulkan, lanjut Suharyanto menurutnya tak selalu berbanding lurus dengan jumlah bencana tersebut, angka dari dampak berjalan fluktuatif. 

Baca Juga: Sapa masyarakat Subang, SBY : Jika Prabowo menang, Demokrat kembali berada di pemerintahan

"Kalau kita lihat di 2021, 2020 angkanya tembus ke 6.000 ini tentu saja kejadian ini fluktuatif, kita tidak bisa melihat dari jumlah kejadian bencananya," kata Suharyanto.

"Meskipun kejadiannya meningkat tetapi dampaknya tidak selalu berbanding lurus dengan jumlah kejadian," tambahnya.

Ia pun merinci bahwa pada tahun 2023 bencana hidrometeorologi basah seperti banjir, cuaca ekstrim, tanah longsor, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) cukup mendominasi.

"Di 2023 ini yang menonjol memang Indonesia ini yang terbesar adalah bencana hidrometeorologi basah dari 4.940 itu paling tidak separuh lah," ujarnya.

Baca Juga: Kunjungi Subang, AHY sampaikan prioritas kesejahteraan dan bantuan modal usaha rakyat

Kemudian, lanjut Suharyanto di tahun 2023 ada el nino, ia juga menjelaskan bahwa siklus el nino moderat itu terjadi dalam 4 tahunan, yaitu tahun 2023 el nino, tahun 2019 el nino dan tahun 2015 el nino.

 "Tentu saja karena el nino juga banyak di karhutla 1.802 kejadian dan sisanya adalah bencana geologi dan vulkanologi," ucapnya.

Berikut rincian 4.940 bencana alam yang terjadi sepanjang 2023:
- 31 Gempa bumi
- 4 Erupsi gunung api
- 1.802 Karhutla
- 1.170 Banjir
- 1.155 Cuaca ekstrem
- 579 Tanah longsor
- 168 Kekeringan
- 31 Gelombang pasang dan abrasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Abdul Rouf

Sumber: PMJnews

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X