Pihak kepolisian menjelaskan, para pelaku sering menggunakan modus mengubah atau mewarnai uang kertas secara kimiawi untuk menghindari deteksi oleh otoritas bea cukai di AS.
Selain itu, para pelaku juga kerap menipu dengan alasan kebutuhan uang tunai lalu menawarkannya untuk menjual kertas itu dengan harga miring.
Bahkan, para pelaku pemalsuan uang dolar AS itu juga sering mencampurkan uang asli dengan uang hitam untuk menyakinkan korbannya.
Polisi tindak tegas pelaku pemalsuan uang
Direktur Pelabuhan Wilayah CBP untuk Pelabuhan Wilayah Washington, Marc Calixte menghimbau masyarakat AS untuk waspada terhadap modus pemalsuan uang.
"Masyarakat harus diingatkan bahwa organisasi kriminal yang tidak bermoral terus menjalankan skema keuangan seperti penipuan uang ini (kasus Henry)," ujarnya.
"Kami akan mencegat pelaku kejahatan yang terlibat dalam skema penipuan keuangan," tandasnya.***
Artikel Terkait
Polda Metro Jaya ungkap pencetakan uang palsu di sebuah villa di Sukabumi
8 Tips menghasilkan uang dari internet, cocok untuk karyawan dan mahasiswa
Polsek Cilandak tengah dalami kasus dugaan penggelapan uang endorse yang dilakukan admin medsos Awkarin
Lakukan rotasi dan lantik belasan Kepala OPD, Dr. Imran sebut tidak ada pungutan uang sepeserpun atau zero rupiah
Kejaksaan Negeri Subang terima pengembalian uang negara dari tersangka korupsi sebanyak Rp600 juta
Aksi pembalap MotoGP Fabio Quartararo di Mandalika curi perhatian, ambil uang di ATM BRI, lalu bagi duit ke bocil
Uang sepuluh ribu bergambar rumah limas tak laku lagi: Ternyata Ini alasan posisinya yang menghadap timur atau barat