Menteri ESDM Bahlil sebut kebijakan hilirisasi nikel yang tidak adil untuk masyarakat daerah dalam Sidang Doktoral UI

photo author
Abdul Rouf, Genmilenial
- Jumat, 18 Oktober 2024 | 10:18 WIB
Potret Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam sidang terbuka promosi doktor di Universitas Indonesia (UI), pada Rabu, 16 Oktober 2024. Begini soal hilirisasi nikel dalam disertasinya. (Instagram.com/@bahlillahadalia)
Potret Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam sidang terbuka promosi doktor di Universitas Indonesia (UI), pada Rabu, 16 Oktober 2024. Begini soal hilirisasi nikel dalam disertasinya. (Instagram.com/@bahlillahadalia)

"Harus dibagi DBH oil and gas dan hilirisasi. Migas nggak banyak melibatkan masyarakat dan lingkungan tapi hilirisasi nikel sepanjang jalan dan masyarakat kena dampaknya. Antara pendapatan dan pemberian harus fair," tegasnya.

"Memulai dari kekurangan jauh lebih baik daripada tidak memulai sama sekali dan kita akan melakukan perbaikan," ungkapnya.

Di samping itu, Menteri Bahlil mengaku siap berkomitmen untuk melanjutkan pemajuan hilirisasi di Indonesia jika dipercaya lagi masuk dalam jajaran kabinet.

"Insya Allah, kalau kami masih dipercayakan oleh bapak presiden terpilih," tegasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rouf

Sumber: Sidang Terbuka UI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X