Di samping itu, Daniel menyebut 30 tawanan itu kemungkinan tewas oleh pasukan Hamas.
Hal tersebut berdasarkan analisis laporan yang disampaikan juru bicara sayap militer Hamas, Brigade Qassam, pada tanggal 12 Agustus 2024.
Waktu itu, Qassam mengungkap pasukan Hamas telah membunuh seorang tawanan pria dan melukai dua tawanan wanita dalam insiden terpisah.
Baca Juga: Lebih dari sekadar relaksasi, ini 8 manfaat mandi air hangat bagi kesehatan
Kemudian, sampai kapan ini genosida terhadap warga sipil di Gaza akan berakhir? Begini menurut keterangan terbaru Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Upaya Gencatan Senjata Demi Perdamaian
Netanyahu mengaku mengalami tekanan yang luar biasa dari para keluarga tawanan Israel yang tersisa di Gaza.
Mereka ingin perdana menteri Israel itu menerima gencatan senjata penuh yang diusulkan Hamas untuk membebaskan semua tahanannya, pada 10 Juni 2024 lalu.
Akan tetapi, Netanyahu bersikeras ingin Hamas membebaskan semua tahanannya terlebih dahulu agar gencatan senjata dapat dinegosiasikan pihaknya.
Baca Juga: MPM PP Muhammadiyah kenalkan budaya batik dan makanan halal menyehatkan kepada kelompok rentan
Di samping itu, ada juga tekanan dari demonstrasi yang menuntut pembebasan para tawanan setiap pekan di kota-kota Israel.
Seorang demonstran yang juga merupakan warga negara Israel, Stephanie Dekker, bahkan mengaku kehilangan kepercayaannya terhadap pemerintahan sekutu AS itu.
"Sudah pasti, tidak bisa lagi kami percaya jika menyangkut pemerintahan ini (Israel)," ungkapnya.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada tindakan responsif dari Netanyahu untuk menindaklanjuti usulan Hamas yang ingin membebaskan semua sandera mereka melalui gencatan senjata penuh.
Artikel Terkait
Dukung Palestina, Pemuda Muhammadiyah Subang akan terjunkan kadernya pada gelaran doa dan aksi dari seluruh Kabupaten Subang
Tragedi kemanusiaan, KOKAM Muhammadiyah Subang akan turut serta dalam gelaran doa dan aksi untuk rakyat Palestina
Ribuan orang padati lapangan bintang, berikan donasi untuk solidaritas bagi rakyat Palestina
Korlap Doa dan Aksi (Donasi) Palestina serahkan bantuan masyarakat Subang melalui Baznas Kabupaten Subang, ini jumlahnya!
LAZ Assyifa Peduli dan Badan Wakaf Assyifa salurkan 20.183 paket Ramadhan untuk masyarakat Kabupaten Subang dan Palestina
Peduli perjuangan rakyat Palestina, Ponpes As-Syifa Boarding School Subang gelar aksi solidaritas bela Palestina
Setahun perang Gaza, LAZ Assyifa Peduli distribusikan bantuan kemanusiaan kepada 14.182 warga Palestina