Mencermati siasat oknum guru MAN Gorontalo yang berhubungan seks dengan siswinya, begini modus 'grooming' yang rawan pelecehan seksual

photo author
Abdul Rouf, Genmilenial
- Jumat, 27 September 2024 | 16:42 WIB
Ilustrasi ruang kelas. (Unsplash.com / Feliphe Schiarolli)
Ilustrasi ruang kelas. (Unsplash.com / Feliphe Schiarolli)

Baca Juga: Audiensi dengan promedia, calon Bupati Batang Fauzi Fallas, bagikan kisah inspiratif dari tukang jahit hingga jadi pembisnis

Apa itu grooming?

Organisasi Kesehatan Internasional bernama Bravehearts mengungkapkan, Grooming merupakan modus pelecehan dan eksploitasi seksual terhadap anak remaja yang sering dilakukan untuk mendapatkan kepatuhan mereka dalam menjaga rahasia.

Modus ini juga mencakup berbagai perilaku  komunikasi secara daring terhadap anak remaja, misalnya lewat media sosial atau aplikasi obrolan instan.  

Tidak mudah untuk memastikan modus grooming ini terhadap anak remaja, sebab para pelaku membuat mereka dengan menunjukkan perilaku kepedulian yang tampak ikhlas.

Apa saja tanda pelecehan seksual yang terjadi di sekolah?

Para siswa yang pernah mengalami pelecehan seksual dapat menunjukkan berbagai tanda dan gejalanya.

Baca Juga: HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-69, Kapolri sebut geng motor masih menjadi masalah serius yang harus diselesaikan

Pengalaman pelecehan seksual yang telah terjadi di sekolah namun dirahasiakan oleh mereka itu, dapat terlihat dari cara anak remaja tersebut melihat dunianya sendiri.

Kepribadian dan perilaku mereka dapat berubah secara nyata dari sebelum pelecehan seksual itu terjadi.

Di samping itu, anak remaja umumnya lebih pendiam dengan tampak kesulitan berkonsentrasi saat belajar, dan bermasalah dengan pekerjaan sekolah atau kehadiran.

Tidak hanya itu, anak remaja dapat berperilaku menyakiti diri sendiri akibat pelecehan seksual yang terjadi pada mereka.

Baca Juga: Menilik prestasi KNVB yang melahirkan filosofi ‘Total Football’, begini alasan timnas Indonesia wajib belajar dari Belanda

Seperti apa seharusnya tata krama di sekolah?

National Principles for Child Safe Organisations pada tahun 2018, merilis panduan tentang bagaimana sekolah dapat membantu memastikan keselamatan siswa dari pelecehan seksual.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rouf

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X