Para atlet dan official juga mengaku kesulitan mengakses GOR Voli Indoor Sumut karena jalanannya yang masih berlumpur.
Ketua Harian Pengurus Besar PON Baharuddin Siagian menjelaskan jalan menuju GOR masih berlumpur karena tahap pengerjaan yang terhenti karena faktor hujan.
"Jalannya memang sedang dibuat, jadi becek karena hujan," kata Baharuddin kepada wartawan pada Selasa, 10 September 2024.
Terlambatnya Konsumsi Atlet
Adapun keterlambatan konsumi untuk para atlet menjadi catatan khusus yang juga perlu mendapatkan perhatian. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalteng bahkan melayangkan surat protes kepada panitia PON 2024, karena konsumsi atlet yang sering telat.
Koordinator Wilayah Aceh Kontingen Kalteng Mikael Agusta menjelaskan keterlambatan konsumsi terjadi pada para atlet dari cabor panahan dan panjat tebing.
Mikhael juga mengungkap keterlambatan konsumsi untuk atlet membuat persiapan kontingen Kalteng menjadi terganggu.
"Kami menyampaikan nota protes atas pelayanan yang diberikan kepada kontingen Kalteng, khususnya cabor panahan dan panjat tebing," tulis Mikhael dalam surat protes yang dilayangkan KONI Kalteng, pada Minggu, 8 September 2024.
Bus Atlet Datang Telat
Selain masalah infrastruktur dan konsumsi, PON 2024 juga menuai sorotan karena terlambatnya bus yang membawa atlet dan ofisial menuju lokasi pertandingan.
Asisten Pelatih Cabor Kriket Sumut Dede Dharmawan mengeluhkan hal tersebut, ketika timnya akan bertanding di semifinal kriket namun bus tidak kunjung datang menjemput.
Seperti diinformasikan panitia, kami sudah siap di Hotel Thong's Inn, pukul 06.00 WIB, namun hingga setengah jam menunggu, bus tidak datang menjemput," kata Dede setelah pertandingan tim kriket Sumut, pada Minggu, 8 September 2024.
Meskipun permasalahan yang terjadi di atas mendapatkan penilaian buruk dari masyarakat, terdapat sejumlah pencapaian atau keberhasilan yang terjadi di PON 2024. Berikut ini di antaranya:
Membangkitkan Semangat Ekonomi Warga
PON 2024 dinilai membawa manfaat besar bagi masyarakat lokal dan mendorong kemajuan ekonomi dan sosial di Aceh dan Sumatera Utara.
Artikel Terkait
Jelang Piala Asia di Uzbekistan, Menpora sebut mini turnamen jadi bekal Timnas U-20
Hadapi PON XXI Aceh dan Sumut 2024, Muaythai Jabar siap wujudkan target hattrick juara
Persiapan PON 2024 di Palembang, ISSI Jabar gelar Selekda Atlet di Bumi Perkemahan Ranggawulung Subang
Hadapi PON Aceh-Sumut 2024, 21 atlet dan pelatih muaythai Jabar lakukan training camp di Thailand
4 Masalah penyelenggaraan PON Aceh-Sumut 2024, intip perbandingan anggaran dengan PON Papua 2020