Dalam sambutan pidato politiknya mengungkapkan rasa kecewanya yang yang begitu mendalam, bahwa ia tidak mendapatkan keadilan.
"Pernyataan sikap Niko jelas, jika keadilan tidak ditemukan di partai ini (PDIP), saya harus berjuang di tempat di mana keadilan itu ada, dan memberikan kesempatan yang sama bagi kita semua," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, ia juga dengan jelas menyatakan pamit dari partai yang selama ini menjadi kendaraan politik dan tempat dirinya dibentuk sebagai kader partai.
“Saya sebagai kader PDI Perjuangan, hari ini bersama kurang lebih 1000 orang kader, anggota, simpatisan dari PAC, ranting, anak ranting yang tersebar di beberapa Kecamatan di Kabupaten Subang dengan segala kerendahan hati dan kesadaran diri mohon pamit dari PDI Perjuangan,” tuturnya.
Artikel Terkait
Mantan Bupati Subang, H. Ruhimat turut tanggapi dukungan politik dari Sekretaris DPC PDI Perjuangan Subang, Niko Rinaldo, ini responya!
Kisruh politik jelang Pilkada Subang, Niko Rinaldo tidak masuk jajaran struktur DPC PDI Perjuangan Kabupaten Subang yang baru
Pilkada Subang 2024, H. Ruhimat apresiasi banyak tokoh Subang yang ingin jadi Bupati dan ajak masyarakat untuk gotong royong bangun Subang
Tahapan coklit berakhir, Abdul Muhyi sebut KPU Subang telah mencoklit 1.200.596 pemilih untuk Pilkada 2024
Pilkada Subang 2024, Pj. Bupati sebut ASN yang tidak netral bisa dipidanakan
Konflik makin memanas, ikuti jejak Maruarar Sirait dan H. Ruhimat, Niko Rinaldo dan ribuan kader PDI Perjuangan Subang kembalikan KTA
KPU RI sebut debat Pilkada 2024 akan dilaksanakan tiga kali