GENMILENIAL.ID - Debit air hujan yang cukup deras telah menyebabkan kondisi tanah gembur di Kampung Cipondok, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang mengalami longsor.
Kejadian itu terjadi pada Minggu, 7 Januari 2024 malam, Pukul 22.00 WIB dan telah memakan sejumlah korban jiwa, korban luka-luka dan puluhan warga terdampak yang telah melakukan pengungsian.
"Untuk evakuasi korban yang tertimbun sudah ditemukan atas nama bapak Dana (41 tahun) salah satu karyawan PT AQUA Investama," kata Kasi Rehabilitasi dan Humas Posko BPBD Subang, Tommy Hidayat pada genmilenial.id, Senin 8 Januari 2024.
Baca Juga: Jadi ahli komunikasi, ini 7 tips lihai dalam berinteraksi dengan lawan bicara
Setelah dilakukan pemeriksaan visum oleh DVI beserta Inafis di Puskesmas Kasomalang, Kata Tommy jenazah korban tersebut telah diserahkan oleh Pj Bupati Subang kepada keluarga untuk dibawa kerumah duka untuk dikebumikan.
Tommy juga menyampatkan untuk kesiapsiagaan bencana dan mengantisipasi longsor susulan pihaknya masih membuka posko pelayanan mengingat sampai saat ini masih ada pengungsi dari warga yang terdampak korban longsor.
"Sekarang masih ada pengungsi dari warga Kampung Cipondok, Desa Pasanggrahan yang kurang lebih ada 49 orang," ujar Tommy.
Baca Juga: Wow! ini 5 manfaat tidur siang bagi orang dewasa, salah satunya dapat menjaga keseimbangan emosional
"Kalau korban yang meninggal terkait longsoran ditempat wisata air Cipondok itu ada dua orang, atas nama Ibu Oom dan atas nama Bapak Dana, kalau yang luka-luka ringan itu ada 9 orang," tambahnya.
Korban luka-luka tersebut, lanjut Tommy saat ini sudah kembali kepada keluarganya masing-masing.
Lebih jauh, Tommy juga menyebut bahwa dari data yang dimiliki oleh pihak BPBD sejauh ini belum ada laporan korban atau kemungkinan masih adanya warga yang tertimbun longsoran selain 2 korban resmi yang sudah disampaikan oleh pihaknya.
"Korban terakhir atas nama Bapak Dana itu yang terakhir, yang memang dari semalam keluarganya nunggu tidak datang dan dilakukan pencarian," terang Tommy.
"Alhamdulilah tadi lewat dari tim gabungan dibawah komando Basarnas Jawa Barat itu sudah ditemukan tepat pada jam 10.05 WIB," tambahnya.
Artikel Terkait
Banjir dan longsor timpa Desa Mayang, Polres Subang garcep bagikan bantuan pada warga terdampak
Longsor dan banjir lumpur kerap terjadi di Subang selatan, Ini pernyataan tegas aktivis lingkungan Iis Rochati
Abrasi dan banjir tahunan di Mayangan, Kang Lukmantias sebut harus ada mitigasi bencana yang jadi perhatian
Tinjau lokasi longsor di Desa Kasomalang Wetan, Pj Bupati Subang himbau masyarakat agar tidak buang sampah sembarangan
7 Tips menghindari ancaman longsor, salah satunya dengan konservasi tanah dan air
Subang rawan bencana, Pj Bupati paparkan konsep pentahelik agar masyarakat mandiri dan tidak selalu bergantung pada bantuan pemerintah
Terjadi longsor di Desa Tanjungsiang, Pj Bupati Bupati Subang ajak masyarakat agar jaga kebersihan dan kelestarian lingkungan