"Kami sudah memasang rambu rambu bahaya dan imbauan tentang bahaya bencana longsor sebagai peringatan kepada pengendara agar berhati hati saat melintasi jalur tersebut, terutama saat turun hujan, " pungkasnya
Sementara itu, Tata (45 tahun) warga sekitaran longsor tersebut mengatakan bahwa hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut sejak pukul 21.30 pada sabtu malam hingga minggu pagi telah mengakibatkan longsor dan batu besar tersebut menutupi total jalan kabupaten tersebut.
Sejumlah petugas seperti BPBD, TNI, Polri, Tagana dan warga setempat telah berupaya untuk membersihkan material longsoran agar secepatnya jalan bisa dilintasi kembali.
"Kendaraan roda empat masih tidak bisa lewat, sementara kendaraan motor saja yang bisa lewat," tuturnya.
Artikel Terkait
Longsor di Desa Pasanggrahan, BPBD Subang : 2 meninggal, 9 luka-luka dan 49 orang mengungsi di Madrasah.
Longsor di Desa Pasangrahan, Bhayangkari Polres Subang lakukan takziah pada keluarga korban
Hari ke-3 pasca musibah longsor di Desa Pasanggrahan, Pj Bupati Subang pastikan logistik pengungsi aman
Kunjungi lokasi longsor dan pengungsi di Desa Pasanggrahan, BNPB berikan bantuan sebesar Rp250 juta
Polwan Polres Subang berikan trauma healing kepada para pengungsi korban bencana longsor di Desa Pasanggrahan
Gelar baksos, Organisasi RPM disupport Anggota DPRD Subang Hj. Eni Garyani bagikan ribuan liter air pada warga membutuhkan dan korban longsor Cipondok
Sigap! longsor terjadi di Jalur Sagalaherang-Subang, Polsek Sagalaherang gerak cepat evakuasi longsoran tanah