GENMILENIAL.ID - Lapas 2A Subang kini melakukan inovasi dengan peningkatan layanan kepada warga binaan pemasyarakatan dengan hadirnya layanan perpustakan digital.
Layanan digital tersebut hadir dengan memanfaatkan Aplikasi Simadu Maca, Aplikasi ini diharapkan bisa menjadi solusi terhadap masalah jumlah dari variasi buku yang terbatas di Perpustakaan Lapas Subang.
Diketahui bahwa jumlah buku yang tersedia di aplikasi 'SimaduMaca' ini berjumlah sekitar 1.700 buku digital dan memberikan dampak cukup signifikan terhadap minat bacaan warga binaan.
"Kini, Lapas Kelas IIA Subang mempunyai Perpustakaan Digital berbasis aplikasi Simadu Maca," kata Cepy Mulyawan, Kasi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik Lapas Subang kepada awak media, Selasa 5 Desember 2023.
Baca Juga: ESAI : Guru penggerak, bergerak, menggerakkan, berdampak dan menginspirasi
"Aplikasi Simadu Maca (Sistem Membaca Digital Menuju Masyarakat Cerdas), merupakan buah kerja sama antara Lapas Kelas IIA Subang dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Subang," tambahnya.
Cepy juga menjelaskan bahwa Inovasi tersebut merupakan aksi perubahan yang dilakukan oleh pihaknya yang diharapkan bisa memberikan manfaat bagi warga binaan pemasyarakatan di Lapas Kelas IIA Subang.
"Inovasi ini merupakan Aksi Perubahan yang saya lakukan, Semoga memberikan Manfaat bagi organisasi, khususnya bagi warga binaan pemasyarakatan Lapas Kelas IIA Subang," ucapnya.
Disamping itu, Cepy juga menjelaskan bahwa apa yang dilakukanya merupakan pengamalan dari diberlakukannya Undang-Undang Negara Republik Indonesia Nomor 22 tahun 2022 tentang pemasyarakatan dan hak dasar para narapidana.
"Salah satu hak narapidana yang harus dipenuhi, yang tertuang dalam Undang-Undang No 22 Tahun 2022 Tentang Pemasyarakatan pasal 9 huruf h bahwa setiap narapidana berhak mendapatkan bahan bacaan dan mengikuti siaran media massa lainnya yang tidak dilarang," terangnya.
Sementara itu, Warga Binaan Lapas Subang, Rudy mengungkapkan bahwa sebelumnya kalau ia mengunjungi perpustakaan lapas 2A Subang cukup membosankan namun sekarang malah sebaliknya lebih menarik bervariasi dan tidak membosankan.
"Yang sebelumnya kalau baca buku selalu itu-itu saja, tidak bervariasi dan cenderung buku cetakan lama, sekarang menjadi lebih bervariasi dan tidak membosankan," tuturnya.
Artikel Terkait
Adakan latihan membatik warga binaan, Yayasan Puri Haruming lakukan kerjasama dengan Lapas Kelas IIA Subang
Hari Raya Waisak, Lapas Kelas IIA Subang berikan remisi khusus pada 3 narapidana beragama Budha
Sambut Hari Kemenkumham RI ke 78, Lapas Subang gelar berbagai kegiatan lomba olahraga dan seni
Hari Kemenkumham RI Ke-78, Lapas Subang dan Kemenkumham Jabar gelar bakti sosial pengentasan stunting
Hari Bhakti Kementerian Hukum dan HAM, Lapas IIA Subang berikan penghargaan kepada para mitranya
Berikan latihan membatik warga binaan, Merry Langoy : Tinggal dibantu pemasaran, ini tugas bersama
2 Narapida terorisme gelar ikrar setia kepada NKRI di Lapas 2A Subang