GENMILENIAL.ID - Marah adalah respons emosional yang alami dan sering dialami oleh setiap individu.
Namun, ketika kemarahan terjadi secara berlebihan atau tidak terkendali, dampaknya bisa sangat merugikan kesehatan fisik dan mental.
Sejumlah penelitian telah mengungkapkan berbagai konsekuensi negatif yang dapat timbul akibat marah yang tidak dikelola dengan baik.
1. Peningkatan risiko penyakit jantung
Marah yang berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah dan detak jantung, memicu respon 'fight or flight' dalam tubuh.
Baca Juga: Jemaah haji lansia, Kemenag sediakan katering khusus
Stres yang berkelanjutan ini bisa menyebabkan kerusakan pada arteri dan meningkatkan risiko penyakit jantung.
Studi menunjukkan bahwa orang yang sering marah lebih mungkin mengalami serangan jantung dibandingkan mereka yang mampu mengendalikan emosinya dengan baik.
2. Masalah pencernaan
Respon stres akibat marah juga berdampak pada sistem pencernaan. Gastritis, sindrom iritasi usus besar (IBS), dan gangguan pencernaan lainnya bisa diperburuk oleh kondisi emosional yang tidak stabil.
Hormon stres seperti kortisol dan adrenalin yang dilepaskan saat marah dapat mengganggu fungsi normal pencernaan, menyebabkan perut kembung, mual, dan bahkan maag.
3. Gangguan sistem kekebalan tubuh
Marah yang berkepanjangan dapat menurunkan efektivitas sistem kekebalan tubuh.