Kenali mental illness, dari gejala sampai penyebabnya!

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Kamis, 23 Februari 2023 | 23:19 WIB
Ilustrasi  (Pixabay)
Ilustrasi (Pixabay)

GENMILENIAL.ID - Mental illness atau bisa diartikan sebagai gangguan kesehatan mental adalah suatu kondisi yang mempengaruhi cara seseorang berpikir, merasa, sampai mengakibatkan penderitanya berperilaku sangat tidak wajar sehingga tidak dapat beraktifitas secara optimal dalam kehidupan sehari-hari.

Tidak sedikit dari masyarakat Indonesia yang menderita penyakit mental. Biasanya penyakit mental sering dimulai saat menginjak usia remaja.

Tidak seperti anak-anak yang masih tidak mengerti tentang bagaimana kehidupan dan juga orang dewasa maupun orang tua yang sudah paham betul bagaimana caranya dunia bekerja, remaja sering kali kehilangan arah dalam hidup mereka.

Pada usia remaja, semua hal-hal baru yang belum pernah mereka tahu sebelumnya mulai bermunculan, merasa kaget bukan hal yang salah. Maka dari itu, tidak heran banyak dari remaja Indonesia mengalami setidaknya satu dari macam-macam jenis mental illness di dunia.

Pentingnya peran orang tua untuk membantu mereka mencari jati diri itu di sini, pada usia ini. Orang tua harus pandai memahami perasaan anaknya, meskipun terkadang sang anak yang enggan untuk menceritakan masalahnya, itu semua bisa disebabkan karena mereka tidak ingin membebani orang tua mereka.

Tidak jarang dari mereka justru merasa menjadi tidak berguna, oleh karena itu, orang tua harus selalu mengapresiasi apapun yang dicapai dan dilakukan anaknya.

Meskipun orang tua memang sudah lebih dewasa dari anaknya, terkadang mereka juga butuh anaknya untuk memahami mereka. Tidak boleh saling egois, agar tercipta keharmonisan dalam rumah sehingga mengurangi risiko adanya penyakit mental baik untuk anak maupun orang tuanya.

Lalu bagaimana sih, kita tahu kalau seseorang mengalami penyakit mental? Berikut diberikan beberapa gambaran yang umum atau nampak jika seseorang mengalami penyakit mental

Perubahan suasana hati dan emosional: perasaan sedih, takut, marah, putus asa, hampa, atau tidak berdaya yang terus-menerus.

Perubahan perilaku: penarikan diri dari orang lain, perubahan kebiasaan makan dan tidur, perilaku impulsif atau tidak terkendali, kecemasan berlebihan, atau perilaku yang tampaknya tidak biasa.

Perubahan fisik: kelelahan yang berlebihan, sakit kepala, gangguan pencernaan, nyeri atau ketidaknyamanan di beberapa bagian tubuh atau penurunan berat badan secara tiba-tiba.

Sulit berpikir dan berkonsentrasi: kesulitan memperhatikan atau memproses informasi, pelupa atau kesulitan membuat keputusan.

Halusinasi atau delusi: pengalaman perseptual yang tidak nyata atau keyakinan salah tentang realitas.

Perubahan aktivitas seksual: kehilangan minat dalam aktivitas seksual atau perilaku seksual yang tidak biasa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X