5 Jejak finansial kelas menengah Indonesia: Cicilan rumah hingga tabungan darurat

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Rabu, 20 Agustus 2025 | 17:28 WIB
Ilustrasi kondisi warga yang berada dalam kelompok kelas menengah secara finansial (Unsplash.com/Andriy Nestruiev)
Ilustrasi kondisi warga yang berada dalam kelompok kelas menengah secara finansial (Unsplash.com/Andriy Nestruiev)

Mereka tidak sekadar menabung, tetapi juga menempatkan dana pada aset jangka panjang seperti reksa dana, saham, atau obligasi.

Hal ini menjadi langkah untuk memperluas sumber kekayaan sekaligus mengamankan masa depan.

Baca Juga: Hari jadi ke-80 Jawa Barat, Subang tampilkan nuansa Subang Larang dan Prabu Siliwangi di Kirab Budaya

3. Menyisihkan dana pensiun

Kesadaran menyiapkan masa pensiun juga kerap menjadi kebiasaan warga kelas menengah.

Mereka terbiasa mengalokasikan dana khusus untuk kebutuhan di usia senja, sehingga tidak hanya bergantung pada pendapatan aktif saat ini.

4. Berani pindah pekerjaan

Salah satu ciri yang jarang disadari adalah keberanian meninggalkan pekerjaan.

Warga kelas menengah relatif lebih leluasa menentukan arah karier karena memiliki tabungan atau aset penopang.

Baca Juga: Billy Syahputra kenang momen pertama kali tahu penyakit Mpok Alpa, kaget saat mendiang lepas wig setelah kemoterapi

Kondisi ini memberi mereka ruang untuk mencari peluang kerja yang lebih sesuai tanpa takut kehilangan sumber nafkah secara tiba-tiba.

5. Menyimpan dana darurat

Dana darurat menjadi fondasi penting dalam keuangan kelas menengah.

Tabungan khusus ini bisa digunakan ketika menghadapi kondisi mendesak, seperti kehilangan pekerjaan, biaya kesehatan, atau kebutuhan tak terduga lainnya.

Kesiapan menghadapi krisis membuat posisi finansial mereka lebih aman dibanding kelompok rentan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X