Nasib warga yang ultah sebelum CKG dimulai dan ingin pemeriksaan gratis masih aman, pemerintah beri kesempatan hingga bulan April 2025

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Rabu, 12 Februari 2025 | 11:04 WIB
Ilustrasi foto cek kesehatan gratis (Unsplash/Nguyen Hiep)
Ilustrasi foto cek kesehatan gratis (Unsplash/Nguyen Hiep)

GENMILENIAL.ID - Selain Makan Bergizi Gratis, pemerintahan Presiden Prabowo juga memilki Cek Kesehatan Gratis atau CKG.

Program Cek Kesehatan Gratis ini sudah mulai dilaksanakan pada Senin, 10 Februari 2025 di seluruh Puskesmas di Indonesia.

Target program CKG ini adalah seluruh masyarakat Indonesia dari bayi baru lahir, balita, dewasa, maupun lansia. 

Seluruh Puskesmas di Indonesia bisa melakukan skrining kesehatan untuk masyarakat.

Baca Juga: 3 Cara mendaftar cek kesehatan gratis saat ulang tahun yang sudah dimulai pemerintah, salah satu program unggulan untuk seluruh masyarakat Indonesia

Jenis pemeriksaan dalam CKG sangat bervariasi, mulai dari skrining kekurangan hormon, penyakit jantung bawaan, hingga pemeriksaan gizi, telinga, mata, dan tekanan darah. 

Untuk usia dewasa dan lansia, fokus pemeriksaan akan mencakup risiko stroke, jantung, kanker, serta kesehatan mental dan fisik.

Tujuan program cek kesehatan gratis 

Mengutip dari laman Pemerintah Indonesia, program Cek Kesehatan Gratis ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah.

Kehadiran CKG sebagai upaya preventif terhadap berbagai penyakit yang banyak terjadi di Indonesia.

Baca Juga: Nikita Mirzani beberkan keberadaan Lolly, tempat eksklusif mirip rumah aman yang dikelola swasta: Tidurnya bayar, kegiatannya bayar

Pemeriksaan ini nantinya mencakup berbagai jenis penyakit yang bisa dicegah melalui deteksi dini.

Harapan lainnya adalah program CKG mampu menjawab kebutuhan mendesak terkait tingginya angka kematian akibat penyakit yang seharusnya bisa dicegah.

“Kita telah memetakan beban penyakit berdasarkan siklus hidup masyarakat Indonesia, mulai dari bayi, balita, remaja, dewasa, hingga lansia,” ujar Dirjen Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dr. Maria Endang Sumiwi  di gedung Kemenkes, Jakarta pada Jumat, 7 Februari 2025.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X