Apa itu JOMO? kebalikan FOMO bagi kaum yang lepaskan ketergantungan di medsos dengan menikmati momen nyata

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Sabtu, 23 November 2024 | 00:50 WIB
Ilustrasi Joy of Missing Out (JOMO) yang menjadi cara bagi seseorang untuk menikmati dunia nyata tanpa takut ketinggalan momen di media sosial (Unsplash.com/Preslie Hirsch)
Ilustrasi Joy of Missing Out (JOMO) yang menjadi cara bagi seseorang untuk menikmati dunia nyata tanpa takut ketinggalan momen di media sosial (Unsplash.com/Preslie Hirsch)

 

1. Biasakan waktu tanpa gadget

 

Albers menyebut perilaku membatasi media sosial memungkinkan seseorang untuk memberikan waktu lebih untuk diri sendiri.

Baca Juga: 3 Fakta terbaru di sidang praperadilan Tom Lembong, eks Mendag RI ungkap masalah kasus impor gula tak jelas!

"Membatasi media sosial dapat membuat seseorang bisa memilih menggunakan waktu untuk diri sendiri maupun untuk orang lain," terang sang psikolog.

Selain itu, kebiasaan ini akan membuat seseorang menyadari betapa banyak perilaku FOMO yang selama ini telah dilakukan tanpa disadari.

"Saat berhenti menggunakan (media sosial), seseorang akan menyadari bahwa FOMO-nya telah berkurang dan memberi kesempatan untuk fokus melakukan aktivitas yang meningkatkan kepuasan tersendiri," tegas Albers.

 

2. Berani mengatakan tidak 

Ajakan orang lain menjadi tantangan tersendiri bagi seseorang yang sedang membiasakan diri untuk memberi batasan terhadap media sosial.

Baca Juga: Pengamat nilai debut Prabowo di G20 berhasil pertegas posisi RI jadi aktor utama diplomasi dunia

Terlebih, jika ajakan itu tentang memainkan permainan game online yang menghabiskan banyak waktu maka seseorang harus berani mengatakan tidak.

"Tidak apa-apa mengatakan tidak, dan tidak perlu memberikan penjelasan," ujar Albers.

"Rasa bersalah biasanya muncul, namun hal itu akan lebih mudah diterima orang lain apabila seseorang telah melakukannya berulang kali," pungkasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Sumber: Cleveland Clinic

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X