4. Interaksi sosial
Keterlibatan dalam aktivitas sosial dapat memberikan manfaat signifikan untuk kesehatan otak.
Bertemu dengan teman, berpartisipasi dalam kegiatan komunitas, atau bahkan bercakap-cakap dengan orang lain dapat mengurangi risiko demensia dengan menjaga otak tetap aktif dan terlibat.
5. Mengelola stres
Stres kronis dapat merusak otak dan meningkatkan risiko demensia.
Teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, dan latihan pernapasan dapat membantu mengurangi stres dan mendukung kesehatan otak.
6. Tidur yang cukup
Tidur yang cukup dan berkualitas adalah kunci bagi kesehatan otak.
Baca Juga: Sepi tawaran syuting, artis Sidik Eduard kini jualan cilok
Selama tidur, otak bekerja untuk membersihkan racun yang dapat berkontribusi pada penyakit Alzheimer dan demensia. Usahakan untuk tidur antara 7-9 jam per malam.
7. Menghindari kebiasaan buruk
Merokok dan konsumsi alkohol berlebihan telah dikaitkan dengan peningkatan risiko demensia.
Berhenti merokok dan mengonsumsi alkohol dalam batas wajar dapat membantu melindungi kesehatan otak.
Demensia mungkin menjadi ancaman yang menakutkan, tetapi dengan menerapkan perubahan gaya hidup yang sehat, kita bisa mengurangi risiko dan memperlambat perkembangan penyakit ini.
Artikel Terkait
Waspada, 7 kebiasaan harian yang bisa sebabkan demensia
8 Manfaat konsumsi madu bagi kesehatan salah satunya dapat mendukung sistem kekebalan tubuh
Waspada, ini 10 penyebab kekebalan tubuh menurun
Kenali, ini 7 ciri penurunan kekebalan tubuh yang terjadi pada seseorang
6 Manfaat daun insulin bagi kesehatan dan pengobatan diabetes
Hindari, 7 gaya hidup buruk ini dapat tingkatkan resiko terkena kanker
Apa itu demensia dan tanda-tanda orang yang mengalaminya?