khazanah

Kisah Nabi Idris AS., manusia pertama yang bisa menulis dan membaca!

Minggu, 14 Mei 2023 | 17:31 WIB
Ilustrasi (Pexels)

GENMILENIAL.ID -  Nabi Idris adalah salah satu nabi yang banyak memberikan ilmu dan bermanfaat hingga saat ini. Umat ​​Islam harus mengimani kenabiannya sebagai bentuk takwa atas perintah Allah SWT.

Nama Idris berasal dari kata “Darasa” yang berarti belajar. Karena Nabi Idris dikenal sebagai sosok yang sangat giat belajar yang gemar mempelajari fenomena alam semesta.

Nabi Idris juga dikenal sebagai Akhnukh bin Yarid. Ia lahir dari seorang wanita bernama Iqlima. Nabi Idris hidup 345 tahun di dunia, Allah SWT mengutusnya untuk berdakwah di Irak kuno (Babel) dan Mesir (Memphis).

Inilah kisah lengkap Nabi Idris. Nabi Idris adalah orang pertama yang menerima wahyu dari malaikat Jibril pada usia 82 tahun.

Nabi Idris adalah keturunan Adam yang pertama kali menerima wahyu dari Allah SWT setelah Adam dan Syits. Tertulis dalam QS. Maryam ayat 56-57.

"Dan ceritakan tentang Idris di dalam Al-Qur'an, dia adalah orang yang sangat jujur ​​dalam perkataan dan perbuatannya dan dia adalah seorang nabi yang tinggi derajatnya. Allah mengangkat derajatnya dengan kemuliaan seorang nabi."

Namun ada beberapa perbedaan pendapat dalam kisah nabi Idris, yaitu sebelum nabi Nuh atau sesudahnya.

Ulama seperti Ibnu Katsir, Ath-Thabari, Ibnu Ishaq, Ibnu Jarir, Ash-Syaukani al As-Suyuthi menyatakan bahwa nabi Idris hidup sebelum nabi Nuh.

Baca Juga: Kenali lebih jauh mengenai planet Merkurius, planet terdekat dengan matahari!

Berdasarkan silsilah, nama asli Nabi Idris adalah Khanukh yang merupakan nenek moyang Nabi Nuh. Itu juga diperkuat oleh QS. Maryam ayat 58,

“Mereka itulah orang-orang yang Allah telah beri nikmat, yaitu kalangan para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang yang Kami angkat bersama Nuh dari keturunan Ibrahim dan Israil, dan dari orang-orang yang Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka menyangka dengan bersujud dan menangis.”

Ayat tersebut menceritakan tentang silsilah keturunannya. Nabi Idris adalah keturunan Nabi Adam, beliau tidak ikut dalam perahu bersama Nabi Nuh. Jadi, Nabi Idris adalah pendahulu Nabi Nuh.

Pada mulanya Allah SWT mengutus Nabi Idris untuk menyebarkan agama di Babilonia, Irak kuno. Nabi Idris sendiri merupakan sosok yang rajin beribadah dan beramal sebagaimana yang dijelaskan dalam Kitab Nabi Idris.

Namun akhirnya ia pindah ke Mesir karena orang Babilonia tidak bisa menerima ajaran nabi Idris. Nabi Idris dikenal dalam kehidupan sehari-hari sebagai sosok yang ingin memuliakan Allah.

Dia juga selalu sibuk dengan hal-hal baik seperti belajar, menulis, dan menjahit. Dia perlahan mengajarkan keterampilan ini kepada orang-orangnya.

Halaman:

Tags

Terkini