khazanah

Ketupat, tradisi khas lebaran di Indonesia yang menguatkan persaudaraan

Kamis, 28 Maret 2024 | 03:53 WIB
Ketupat (Instagram)

GENMILENIAL.ID - Setiap tahun, Indonesia memasuki momen yang paling dinanti-nantikan oleh masyarakatnya, Hari Raya Idul Fitri, atau yang lebih dikenal sebagai Lebaran.

Di tengah gebyar kemeriahan dan kehangatan silaturahmi, ada satu ikon yang tak lekang oleh waktu, ketupat.

Seolah menjadi simbol persatuan dalam perbedaan, tradisi Ketupat telah mengakar kuat dalam budaya lebaran di Indonesia.

Seni membuat ketupat

Sebagai jajanan khas Lebaran, Ketupat bukan hanya sekadar santapan lezat, namun juga sebuah seni.

Baca Juga: Jelang lebaran, peluang bisnis ketupat makin tumbuh berkembang, ini strategi marketingnya!

Proses pembuatannya melibatkan keterampilan khusus dalam menyusun anyaman daun kelapa menjadi bentuk segi empat, yang kemudian diisi dengan beras ketan dan direbus hingga matang.

Melalui sentuhan tangan-tangan terampil, Ketupat menjadi lebih dari sekadar makanan, melainkan sebuah karya seni yang memukau.

Simbol persaudaraan

Tak hanya sekadar makanan, Ketupat membawa pesan yang dalam dalam tradisi Lebaran. Bentuknya yang sederhana namun berkesan, menggambarkan persaudaraan dan kerukunan dalam keberagaman.

Ketupat yang terbentuk dari anyaman daun kelapa mengingatkan kita pada betapa kuatnya ikatan batin antara sesama manusia, tak peduli dari latar belakang atau keyakinan apa pun.

Baca Juga: Merayakan Hari Teater Dunia pada tanggal 28 Maret, seperti apa sejarahnya?

Tradisi turun temurun

Tradisi membuat Ketupat telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Lebaran di Indonesia. Dari generasi ke generasi, keterampilan membuat Ketupat turun temurun disampaikan, menjadi warisan budaya yang tak ternilai harganya.

Halaman:

Tags

Terkini