GENMILENIAL.ID – Pemerintah Kabupaten Subang mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperluas pasar dengan memanfaatkan tingginya mobilitas masyarakat dan wisatawan.
Akses pemasaran dinilai masih menjadi salah satu tantangan utama yang perlu mendapat perhatian agar produk UMKM Subang semakin berkembang.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi atau Kang Akur, saat menghadiri Milangkala ke-11 UMKM Nasional Tahun 2026 di PLUT UMKM Kabupaten Subang, Rabu, 12 Agustus 2026.
Baca Juga: Detik-detik Kiai Anwar Zahid alami kecelakaan di Bojonegoro, mobil ringsek terhantam truk
Dalam kegiatan yang didampingi Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Subang, Ega Agustine Rosyadi, tersebut, Kang Akur menyoroti peluang pasar yang dapat dikembangkan melalui rest area dan berbagai destinasi wisata di Kabupaten Subang.
“Permasalahan UMKM saat ini adalah pada pemasarannya. Ini juga menjadi PR bagi Pemerintah Daerah. Kita akan optimalkan pada rest area dan tempat wisata untuk optimalisasi pemasaran produk-produk UMKM,” ujarnya.
Pasar wisata dinilai jadi peluang
Menurut Kang Akur, Kabupaten Subang memiliki potensi pasar wisata yang cukup besar.
Mobilitas masyarakat menuju sejumlah destinasi wisata, khususnya saat akhir pekan, dapat menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan sekaligus menjual produk mereka.
Ia berharap akses tersebut dapat diperkuat melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Subang dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Mudah-mudahan kolaborasi antara Dinas DKUPP dengan Provinsi Jawa Barat dapat berjalan dengan baik sehingga tidak hanya nanas yang menjadi produk unggulan UMKM yang dipasarkan di ruas jalan provinsi,” katanya.
Kang Akur menilai peluang tersebut semakin terbuka karena sejumlah ruas jalan menuju kawasan wisata Subang mengalami peningkatan mobilitas wisatawan ketika akhir pekan.
“Terlebih saat weekend, ruas jalan menuju wisata di Kabupaten Subang padat oleh wisatawan,” lanjutnya.