GENMILENIAL.ID – Forum Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kabupaten Subang menggelar kegiatan Safari Ramadan yang diisi dengan silaturahmi, diskusi, hingga business matching antar pengelola BUMDes.
Kegiatan tersebut mengusung tema 'Menjalin Silaturahmi, Menyiapkan Strategi Menuju BUMDes Subang Maju dan Sejahtera'.
Acara berlangsung di Destinasi Wisata Prikitiew Land, Kampung Kukulu 1, RT 22 RW Desa Balimbing, Kecamatan Pagaden Barat, Kabupaten Subang, pada Kamis, 5 Maret 2026.
Safari Ramadan ini dihadiri berbagai pihak, mulai dari Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispemdes) Kabupaten Subang H. Hidayat, para akademisi, praktisi hukum, pengurus dan direktur BUMDes, hingga awak media.
Baca Juga: Viral menu MBG di Karawang, siswa disebut hanya dapat dua iris tipis daging sapi
Rangkaian kegiatan diawali dengan agenda silaturahmi antar koordinator wilayah (korwil), dilanjutkan dengan talk show, business matching, serta buka puasa bersama.
Dorong penguatan tata kelola BUMDes
Dalam sesi talk show, para narasumber membahas pentingnya penguatan tata kelola BUMDes yang dinilai masih perlu peningkatan, terutama dari sisi profesionalitas pengelolaan, kapasitas manajemen, hingga kualitas sumber daya manusia.
Penguatan tersebut dinilai penting agar BUMDes mampu mengembangkan potensi ekonomi desa, baik dalam produksi maupun pemasaran produk unggulan desa.
Selain itu, pengelola BUMDes juga perlu mendapatkan pemahaman yang memadai terkait aspek hukum agar tidak terjerat persoalan hukum dalam menjalankan usaha desa.
Ketua Umum Forum BUMDes Kabupaten Subang Urip Soeprianto atau yang akrab disapa Bos Urip mengatakan kegiatan Safari Ramadan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antar pengelola BUMDes di Kabupaten Subang.
“Ini bentuk tanggung jawab moral kami sebagai Forum BUMDes untuk selalu mengkoordinasikan dari seluruh desa-desa, direktur-direktur BUMDes yang ada di Kabupaten Subang untuk silaturahmi, kemudian menyusun apa yang harus kita kerjakan ke depan. Ini kebetulan momennya pas sekali di bulan puasa,” ujar Urip.
Ia menjelaskan bahwa Forum BUMDes Subang saat ini dibagi menjadi tiga koordinator wilayah untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antar desa.