GENMILENIAL.ID – Arus investasi dan pertumbuhan kawasan industri di Kabupaten Subang menghadirkan peluang kerja yang besar. Namun di sisi lain, peningkatan jumlah usia produktif setiap tahun juga menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat lokal agar mampu bersaing dan memenuhi kebutuhan dunia industri.
Di tengah situasi tersebut, LPK Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Lembur Cigarukgak di Desa Sidajaya hadir sebagai ruang pemberdayaan berbasis desa yang fokus menyiapkan sumber daya manusia siap kerja melalui pelatihan menjahit gratis.
Berawal dari program sosial desa
Pengelola LPK Balkondes Lembur Cigarukgak, Achmad Arrouf, menjelaskan lembaga ini berdiri pada November 2024 sebagai bagian dari holding BUMDes di bidang sosial.
Baca Juga: Warga Aceh di tenda pengungsian hanya ambil satu kotak nasi, viral karena sikap peduli sesama
“Berawal dari perjalanan tahun 2024, Pak Urip punya tiga program untuk masyarakat, yaitu bidang kesehatan, pendidikan dan pengentasan pengangguran," ujar Achmad.
"Sedikit demi sedikit kita tangkap maksud dan tujuan beliau, berdirilah LPK ini pada November 2024. Ini holding BUMDes di bidang sosial dengan motto mandiri, kreatif dan inovatif,” sambungnya.
LPK Balkondes Lembur Cigarukgak sendiri digagas oleh pengusaha Urip Soeprianto atau yang akrab disapa Bos Urip. Ia juga menjabat sebagai Ketua Umum Forum Badan Usaha Milik Desa Kabupaten Subang.
Inisiatif tersebut lahir dari keprihatinan terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan akses pelatihan dan pekerjaan tanpa beban biaya.
Baca Juga: Bedah Rumah ke-9 Polres Subang, bukti Polri hadir untuk warga kecil
Pelatihan gratis, ratusan peserta tersalurkan
Dalam operasionalnya, LPK ini mendapat dukungan 25 unit mesin jahit dari perusahaan mitra, meski saat ini baru 15 unit yang digunakan karena keterbatasan sarana dan tempat.
“Kita di-support 25 unit mesin jahit, tapi yang dipakai sementara 15 unit karena kita masih menggunakan fasilitas Balkondes,” katanya.