GENMILENIAL.ID — Indonesia Financial Group (IFG) menegaskan komitmennya untuk mempercepat transformasi bisnis secara menyeluruh pada 2026.
Fokus utama diarahkan pada penguatan tata kelola, manajemen risiko, serta strategi customer centricity guna menciptakan nilai berkelanjutan bagi masyarakat dan pemangku kepentingan.
Komitmen tersebut disampaikan Direktur Utama IFG, Hexana Tri Sasongko, dalam Town Hall Awal Tahun yang dihadiri jajaran manajemen dan karyawan IFG Group.
Dalam kesempatan itu, IFG menetapkan Transform Business sebagai tema strategis sepanjang 2026.
Baca Juga: Banjir rendam Ciasem, Perumda TRS salurkan bantuan air bersih dan sembako ke warga terdampak
Transformasi tak sekadar profit
Hexana menegaskan bahwa transformasi IFG tidak hanya mengejar pertumbuhan bisnis, tetapi juga memastikan keberlanjutan nilai melalui pelayanan yang relevan dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan.
“Transformasi bisnis IFG diarahkan untuk menciptakan nilai yang melampaui profitabilitas, dengan memperkuat tata kelola serta menghadirkan layanan yang semakin relevan bagi pelanggan, berlandaskan semangat melayani sepenuh hati,” ujar Hexana.
Transformasi tersebut dijalankan dengan memperkuat penerapan nilai perusahaan, mulai dari disiplin manajemen risiko, integritas dalam pengambilan keputusan, hingga penguatan kolaborasi antar-entitas di lingkungan IFG Group.
Digitalisasi jadi tulang punggung transformasi
Salah satu pilar utama transformasi IFG adalah penguatan layanan digital.
Hingga akhir 2025, aplikasi One by IFG mencatat lebih dari 500 ribu unduhan, dengan 370 ribu pengguna aktif serta 250 ribu transaksi di sektor perlindungan, kesehatan, dan investasi.
Capaian ini menunjukkan keberhasilan IFG dalam membangun ekosistem layanan digital terintegrasi, mulai dari akses layanan, pemilihan produk, hingga transaksi dan layanan purnajual dalam satu platform.