karir-bisnis

Kopi Subang tembus pasar Afrika, 96 ton diekspor ke Aljazair jadi bukti koperasi lokal naik kelas

Sabtu, 17 Januari 2026 | 17:50 WIB
Menteri Koperasi dan UKM RI Ferry Juliantono, didampingi Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi lepas langsung ekspor 96 ton kopi Subang ke Aljazair di Kecamatan Cisalak, Sabtu 17 Januari 2026 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID — Kabupaten Subang kembali menorehkan capaian membanggakan di sektor usaha dan kewirausahaan. Sebanyak 96 ton kopi asal Subang resmi diekspor ke Aljazair, menandai semakin kuatnya peran koperasi lokal dalam menembus pasar global.

Ekspor kopi tersebut dilepas langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM RI Ferry Juliantono, didampingi Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi, di Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah (GLB), Kecamatan Cisalak, Sabtu 17 Januari 2026. 

Momentum ini menjadi bukti bahwa koperasi tidak hanya berperan sebagai wadah usaha kecil, tetapi telah berkembang menjadi entitas bisnis yang mampu bersaing di pasar internasional.

Baca Juga: Polres Subang wujudkan rumah layak huni untuk Ibu Armah lewat program Rutilahu

Koperasi lokal Subang makin percaya diri tembus ekspor

Ketua Koperasi GLB, Miftahudin Shaf, menyampaikan bahwa koperasi yang berdiri sejak 2016 tersebut telah memiliki izin ekspor sejak 2020 dan rutin mengirim produk ke berbagai negara.

“Pasar ekspor kami sudah menjangkau China, Amerika Serikat, Mesir, Taiwan, Vietnam, dan hari ini kembali mengirim ke Aljazair sebanyak 96 ton,” ujarnya.

Ia menyebut, sekitar 90 persen produksi koperasi ditujukan untuk pasar ekspor, sementara sisanya diserap pasar domestik.

Untuk meningkatkan kesejahteraan anggota, koperasi juga menerapkan sistem pengelolaan lahan dua hektare per anggota.

Baca Juga: Viral pengeroyokan guru di SMK Jambi, berawal dari teguran hingga persoalan panggilan ‘Prince’

“Dengan skema ini, setiap anggota bisa mendapatkan penghasilan hingga Rp150 juta per tahun,” jelasnya.

Wakil Bupati: Koperasi jadi pilar ekonomi daerah

Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi menilai ekspor ini sebagai bukti nyata keberhasilan koperasi dalam menggerakkan ekonomi daerah.

“Ini menunjukkan bahwa koperasi bisa naik kelas dan menjadi kekuatan ekonomi yang berdaya saing global,” ujarnya.

Halaman:

Tags

Terkini