karir-bisnis

Perumda TRS Subang jadi role model nasional: Indramayu datang belajar transformasi digital dan tata kelola

Sabtu, 22 November 2025 | 12:41 WIB
​Direktur Utama Perumda Tirta Rangga Subang, Lukman Nurhakim (tengah) menyambut kedatangan jajaran Perumdam TDA Indramayu, Jumat 21 November 2025 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID — Keberhasilan Perumda Tirta Rangga Subang (Perumda TRS) dalam melakukan transformasi digital dan memperkuat tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance/GCG) menarik perhatian Perumdam Tirta Darma Ayu (Perumdam TDA) Indramayu.

Perumdam TDA melakukan studi tiru ke kantor Perumda TRS pada Jumat, 21 November 2025, dengan agenda mendalami efektivitas sistem digital, penguatan kelembagaan, serta strategi peningkatan efisiensi layanan air minum.

Rombongan yang dipimpin Direktur Utama Perumdam TDA Indramayu, Nurpan, disambut langsung oleh Direktur Utama Perumda TRS Subang, Lukman Nurhakim, beserta jajaran manajemen.

Baca Juga: Sudah 20 tahun swadaya, warga RW 14 Sukamelang desak perbaikan Jalan Terminal-Pramuka

Kunjungan ini menjadi momentum kolaborasi dan pertukaran pengetahuan antardaerah untuk memperkuat pelayanan publik.

Lukman memaparkan berbagai inovasi yang kini menjadi fondasi kemajuan Perumda TRS.

Sebanyak 80 persen pelanggan sudah menggunakan pembayaran online, membantu meningkatkan kepatuhan pembayaran dan meminimalkan kesalahan administrasi.

Selain itu, perusahaan juga mengembangkan WhatsApp Blast untuk pengiriman tagihan cepat dan personal kepada pelanggan.

Baca Juga: Langkah berani! Bupati Subang buka APBD ke KPK dan minta pengawasan langsung

Di sisi internal, Perumda TRS membangun berbagai aplikasi pendukung, mulai dari sistem absensi pegawai, pengelolaan surat, hingga pelaporan terintegrasi.

“Kami dengan senang hati berbagi pengalaman, baik soal digitalisasi maupun tata kelola yang kami terapkan. Semoga bisa memberi manfaat bagi peningkatan layanan air minum di Indramayu,” ujar Lukman.

Tak hanya soal teknologi, Perumda TRS juga menjadi rujukan dalam hal penguatan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) serta kompetensi Satuan Pengawas Internal (SPI).

Perusahaan melakukan serangkaian in-house training untuk SPI sebagai langkah meningkatkan akuntabilitas dan memastikan seluruh proses berjalan sesuai prinsip GCG.

Baca Juga: Danantara ikut lelang lahan 80 hektare untuk Kampung Haji Indonesia di Makkah, Pandu Sjahrir beberkan rencana besar kawasan terpadu

Halaman:

Tags

Terkini