karir-bisnis

Danantara resmi berdiri, bagaimana nasib LPI Indonesia? intip banding-banding lembaga investasi era Prabowo vs Jokowi

Rabu, 26 Februari 2025 | 02:41 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto (kiri) dan Presiden RI ke-7 Joko Widodo (kanan) (Instagram.com/@jokowi)

"Jadi Danantara ada tiga pilar, kalau INA kan satu pilar (sebagai SWF)," terang Kaharuddin kepada awak media di Kantor Danantara, Jakarta, pada November 2024 lalu.

Dengan perbedaan pilar ini, skala Danantara dinilai jauh lebih besar dibandingkan LPI Indonesia.

Baca Juga: Termasuk di Papua Tengah, Badan Gizi Nasional klaim program Makan Bergizi Gratis sudah dilakukan di seluruh wilayah Indonesia

Wakil Kepala BPI Danantara itu menjelaskan tiga pilar fungsi utama Danantara antara lain sebagai salah satu badan Sovereign Wealth Fund, yang berfokus untuk  menarik dan mengelola dana yang akan dialokasikan pada berbagai sektor strategis.

Danantara juga memiliki pilar sebagai Development Investment, yang bertanggung jawab sebagai badan pengelola investasi. Terakhir, Danantara memiliki fungsi sebagai Asset Management.

 

2. Investasi program nasional vs kendaraan finansial RI

Perbedaan juga tampak dari fungsi yang dimiliki Danantara dengan LPI Indonesia.

Prabowo membeberkan fungsi Danantara dalam peresmian pada Senin, 24 Februari 2025, lembaga investasi itu memiliki fungsi yang berfokus pada program prioritas nasional demi memberikan dampak signifikan bagi ekonomi RI.

Baca Juga: Kepala BGN pastikan MBG tetap dilaksanakan seperti biasa, menu telur rebus hingga kolak jadi pertimbangan

"Kita tidak mau lagi menjual sumber alam kita murah. Kita tidak mau jadi sumber raw material bagi bangsa lain. Kita bertekad ingin menjadi negara maju!" terangnya.

Sementara itu, LPI Indonesia yang dibangun Jokowi memiliki fungsi sebagai kendaraan finansial yang digunakan negara untuk mengatur dana publik.

Di sisi lain, melalui investasi yang dilakukan LPI Indonesia terhadap dana milik negara itu untuk menciptakan stabilitas ekonomi RI.

 

3. Beda cara pengelolaan investasi

Halaman:

Tags

Terkini