karir-bisnis

Audiensi dengan Promedia, calon Bupati Batang Fauzi Fallas, bagikan kisah inspiratif dari tukang jahit hingga jadi pembisnis

Jumat, 27 September 2024 | 16:09 WIB

Program ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap sudut Batang mendapat pencahayaan sebagaimana mestinya.

Dengan begitu, warga dapat beraktivitas dengan aman, terutama pada malam hari.

Baca Juga: Kejaksaan Negeri Subang terima pengembalian uang negara dari tersangka korupsi sebanyak Rp600 juta

"Kami ingin Batang menjadi lebih terang, secara harfiah dan kiasan. Program ini akan meningkatkan pencahayaan di jalan-jalan yang minim penerangan, untuk meningkatkan rasa aman dan kenyamanan masyarakat," ujar Ridwan.

3. Program rumah layak huni untuk semua

Program unggulan ketiga dari pasangan Fallas-Ridwan adalah Rumah Layak Huni untuk Semua.

Tujuan dari program ini adalah untuk merenovasi atau memperbaiki rumah-rumah yang tidak layak huni.

Program ini menjadi bentuk keberpihakan pasangan ini terhadap masyarakat miskin yang masih tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan.

Baca Juga: Dukung P4GN, Lapas Kelas IIA Subang lakukan razia terpadu pada sel-sel warga binaan, ini yang didapatkan

"Kami paham, masih banyak saudara-saudara kita di Batang yang tinggal di rumah tidak layak huni. Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa semua warga Batang memiliki tempat tinggal yang layak dan aman," ujar Fallas dengan penuh tekad.

Pada Pilkada 2024, pasangan Fallas-Ridwan mendapat dukungan besar dari tujuh partai politik, yakni PKB, PDIP, Demokrat, Hanura, NasDem, PAN, dan Partai Gelora.

Dukungan ini menjadi modal besar bagi pasangan nomor urut satu ini untuk membawa perubahan nyata di Kabupaten Batang.

"Ini bukan hanya tentang Fallas dan Ridwan, tapi tentang perubahan yang diinginkan oleh masyarakat Batang. Dengan dukungan dari tujuh partai ini, kami yakin bisa membawa Batang ke arah yang lebih baik," ujar Fallas.

Baca Juga: Selain hanyutnya 7 jenazah di Kali Bekasi, ada kasus serupa yang terseret derasnya arus hingga tenggelam usai berenang

Namun demikian, tantangan besar tetap ada. Kabupaten Batang, dibandingkan dengan daerah tetangganya seperti Pekalongan dan Kendal, dinilai masih tertinggal dalam berbagai aspek pembangunan.

Halaman:

Tags

Terkini