Hal ini menunjukan bahwa Perumda TRS sebagai salah satu perusahaan BUMD Subang telah berhasil melampaui target yang ditetapkan yaitu sebesar Rp1.700.000.000.
"Kenaikan laba di setiap tahunnya ini tidak terlepas dari peran dan kinerja seluruh karyawan Perumda TRS dalam menjalankan tugasnya masing-masing," ujarnya.
Disamping itu, Dukungan Pemerintah Kabupaten Subang dan para stakeholder terkait tentunya memiliki andil peran juga termasuk dukungan terkait perbaikan sistem, efesiensi biaya operasional dan juga digitalisasi.
"Di tahun 2024, Perumda TRS melakukan digitalisasi sistem pembayaran. Para pelanggan kini bisa lebih praktis membayar tagihan air melalui Payment Point Online Bank (PPOB), dompet digital maupun aplikasi pembayaran digital lainnya," pungkasnya.
Baca Juga: Indonesia berhasil naik 8 peringkat, Ketua Umum PSSI ajak tim bekerja lebih keras lagi
Dengan melakukan upaya tersebut, kini sudah terlihat hasilnya, tercatat hingga bulan Maret 2024 sebanyak 70 persen pelanggan sudah melakukan pembayaran secara online, padahal pada Desember 2023 pembayaran online baru mencapai 42 persen.
Lukman juga menuturkan bahwa perusahaan BUMD Kabupaten Subang tersebut kini memiliki memiliki motto Trust (Kepercayaan), Openness (Keterbukaan) dan Partnership (Kerjasama).
"Melalui moto Trust, Openness, dan Partnership, Perumda TRS optmis bisa terus meningkatkan layanan dan kinerja," tuturnya.