Selain itu, keberadaan industri baru juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar kawasan industri.
“Yang paling penting, investasi ini harus berdampak langsung bagi masyarakat, baik melalui lapangan kerja maupun penguatan ekonomi daerah,” tegas Asep.
Perwakilan perusahaan menyebut pembangunan ini dapat terlaksana berkat dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Daerah Kabupaten Subang.
CEO Suryacipta juga menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah guna memastikan kelancaran pembangunan hingga operasional industri di kawasan tersebut.
Baca Juga: Syekh Ahmad Al Misry bantah tudingan pelecehan dan isu kabur ke Mesir, tantang bukti video
Groundbreaking jadi awal industri masa depan
Kegiatan dilanjutkan dengan prosesi groundbreaking secara simbolis oleh Sekretaris Daerah bersama para tamu undangan di lokasi pembangunan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dewan Ekonomi Nasional, diplomat Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Wakil Duta Besar Swedia, serta jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Subang.
Momentum ini menjadi langkah awal dalam mendorong Subang sebagai salah satu pusat industri masa depan yang terintegrasi dengan rantai pasok global.***
Artikel Terkait
KEK Wahana Patimban dan Smartpolitan akan ciptakan 200 ribu lapangan kerja, Pj. Bupati harap lembaga pendidikan di Subang cetak SDM unggul
Subang punya KEK Wahana Patimban dan Smartpolitan, Dirut Perumda TRS optimis BUMD bisa ambil peran dalam tingkatkan PAD
Bupati Rey siapkan Subang Timur jadi magnet investasi, dukung pembangunan simpang susun Tol KM 115
Dari rumah rakyat hingga smart industry: Forum Inabanks ungkap arah investasi 2026
KIKT nilai penunjukan dr. Irene sebagai Wakil Dubes RI di Beijing bisa genjot investasi dan perdagangan RI–China
Pemprov Jabar kunci investasi Rp296,8 triliun, gaspol bereskan tambang ilegal dan sampah regional
Kursi panas ketua KONI Subang, 63 suara rebutkan arah baru olahraga daerah