Menurutnya, pengelolaan data pelanggan menjadi peluang baru bagi media untuk memperkuat strategi monetisasi.
Kolaborasi jadi kunci
Hadir pula Lia Istifhama, anggota DPD RI Jawa Timur, yang menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjaga keberlanjutan media.
Baca Juga: KLB keracunan MBG, BGN ambil langkah tegas: Tutup dapur bermasalah dan bentuk tim investigasi
“Promedia mengajak jurnalis untuk membangun media berkualitas dan berkelanjutan. Kuncinya ada pada kolaborasi,” ujar Lia.
Dengan tema besar kolaborasi, keberlanjutan, dan desakan insentif, Mediapreneur Talks 2025 di Surabaya menegaskan bahwa industri media butuh perhatian lebih agar tetap relevan sekaligus sehat secara ekonomi di tengah gempuran era digital.***
Artikel Terkait
Mediapreneur Talks Promedia hadir di Banten, ajak jurnalis dan pengusaha media bangun bisnis berkelanjutan berbasis kolaborasi
JPP Promedia audiensi dengan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, bahas sinergi media dan pemerintah
CEO Promedia ajak bijak bermedia sosial: Jangan tertipu informasi dari komentar netizen
Dinilai tak berempati, Jaringan Mitra Promedia desak Zulhas pecat Eko Patrio dan Uya Kuya
CoreLab Promedia 2025 siap sambangi Unesa, mahasiswa diberi wawasan content creator dan jurnalisme modern
CoreLab 2025 di Unesa: Promedia bekali mahasiswa Gen Z skill content creator untuk hadapi persaingan digital
Tantangan industri media dibahas di Mediapreneur Talks Surabaya, Promedia: Bisnis informasi tak akan pernah mati