GENMILENIAL.ID - Presiden Prabowo Subianto buka suara mengenai alasan di balik pemilihan Thaksin Shinawatra sebagai anggota Dewan Penasihat Danantara.
Nama Thaksin Shinawatra menjadi perbincangan ketika nama-nama anggota Dewan Penasihat Danantara diumumkan ke publik pada 24 Maret 2025 lalu.
Ia adalah seorang politikus dan mantan Perdana Menteri Thailand yang memiliki rekam jejak dengan beberapa skandal.
Di negaranya, Thaksin tersandung dugaan kasus korupsi, pelanggaran HAM, menyalahgunakan kekuasaan, hingga dianggap telah melakukan penghinaan pada keluarga Kerajaan Thailand.
Dengan sederet kontroversinya, Prabowo menegaskan bahwa dirinya tidak ingin terlibat dan banyak bicara pada permasalahan yang dimiliki Thaksin di Thailand.
Hal tersebut ia ungkapkan saat berbincang dalam diskusi dengan enam pemimpin media massa di Hambalang, Bogor.
“Thaksin adalah tokoh politik yang dikudeta, dia menang mandat berkali-kali dikudeta,” kata Prabowo dalam video yang diunggah di kanal YouTube Najwa Shihab pada Senin, 7 April 2025.
“Jadi berarti ada faktor, saya tidak mau terlibat dalam domestik politik itu,” tambahnya.
Prabowo kemudian mengungkapkan bahwa Thaksin memiliki kemampuan untuk ikut memberi andil dalam kemajuan Danantara.
“Dia punya jaringan besar dan pengalaman besar dan dia bersedia tanpa dibayar,” jelas Prabowo.
Prabowo juga mengklaim bahwa banyak tokoh yang ingin membantu Indonesia dengan tanpa meminta bayaran sama sekali.
“Berkali-kali banyak tokoh yang mau membantu kita, mereka nggak mau dibayar, nggak sulit (meminta saat meminta bantuan),” tambahnya.***
Artikel Terkait
Soroti masyarakat yang sangsi ke Danantara, SBY minta Rosan Roeslani cs tepis hingga buktikan kecemasan warga RI Itu tak terjadi
Buka opsi tokoh luar negeri, Prabowo ingin pejabat BPI Danantara bersih dari titipan
Prabowo gandeng investor global dan pengusaha Indonesia untuk perkuat Danantara
Panggil Haji Isam hingga Chairul Tanjung untuk bahas Danantara, Presiden: Ini kuncinya
Pandu Sjahrir blak-blakan ditunjuk langsung oleh Prabowo untuk menjadi CIO Danantara, ungkap rekam jejak jadi pertimbangan
Ada embel-embel ‘keponakan Luhut,’ Pandu Sjahrir ungkap sang paman tak tahu Prabowo menunjuknya jadi CIO Danantara
Dibongkar Pandu Sjahrir, begini cita-cita Prabowo mengenai masa depan Indonesia lewat Danantara