PT Dahana siap dukung hasil raker komunikasi DEFEND ID

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Jumat, 7 Februari 2025 | 08:03 WIB
Rapat kerja komunikasi DEFEND ID, hadirkan seluruh holding BUMN Industri Pertahanan
Rapat kerja komunikasi DEFEND ID, hadirkan seluruh holding BUMN Industri Pertahanan

Baca Juga: Memilih kata ‘dibersihkan’ dalam pidato tentang jajarannya di Kabinet Merah Putih, begini jawaban Presiden Prabowo saat ditanya rencana reshuffle

Selain Abdul Haris, jajaran direksi dari setiap perusahaan dalam Holding DEFEND ID serta sejumlah tokoh penting di bidang komunikasi Kementerian BUMN dan Pertahanan turut hadir dalam rapat ini.

Beberapa di antaranya adalah Staf Khusus Bidang Strategi Komunikasi dan Hubungan Publik Menteri BUMN, Arya Mahendra Sinulingga, Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan, Brigjen Frega Wenas Inkiriwang.

Kemudian Sekretaris Jenderal BP Perhumas Indonesia, Benny Siga Butarbutar, Juru Bicara Kementerian BUMN, Putri Viola serta Tenaga Ahli Komunikasi Internal Menteri BUMN, Dian Safitri.

Rapat kerja ini membahas berbagai aspek komunikasi, termasuk strategi komunikasi korporat, manajemen isu, dan mitigasi krisis komunikasi.

Baca Juga: Pesan Presiden Prabowo untuk jajarannya di Kabinet Merah Putih yang masih dablek: Siapa yang tidak patuh, saya akan tindak

Para peserta juga mendiskusikan pentingnya penggunaan data akurat dalam pengambilan keputusan komunikasi. Dalam pemaparannya, Arya Sinulingga memberikan arahan mengenai produksi komunikasi perusahaan.

"Framework Komunikasi BUMN harus selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo. Setiap produksi komunikasi BUMN perlu menekankan dukungan terhadap ekonomi kerakyatan, pembangunan berkelanjutan, serta kontribusi bagi negara," tutur Arya Sinulingga.

Sementara itu, Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia Gita Amperiawan yang juga bertindak sebagai tuan rumah, menyoroti peran komunikasi korporasi dalam membangun dan menjaga hubungan strategis.

"Komunikasi korporat yang efektif memperkuat reputasi perusahaan dan mendukung pencapaian bisnis," ungkap Gita.

Baca Juga: 100 Hari Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo ingin pemerintahan yang bersih dari penyelewengan dan korupsi: Kami tahu ada perlawanan tapi kami yakin

Di lain sisi, Brigjen Frega Wenas Inkiriwang menekankan perlunya narasi pertahanan yang solid.

"Produk alutsista dalam negeri harus saling melengkapi seperti kepingan puzzle. Oleh karena itu, perusahaan perlu menyusun narasi yang utuh dalam diseminasi informasi pertahanan," kata Frega Wenas

"Kami berharap dunia melihat industri pertahanan Indonesia sebagai sektor berteknologi maju, berkualitas unggul, kompetitif, dan diakui secara global," sambungnya.

Sebagai narasumber terakhir dari agenda rapat, Benny Siga Butarbutar menyoroti strategi menghadapi serangan siber.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X