Batik Subang, geliat ekonomi UMKM lokal yang kini digenjot Pemda Subang, setiap instansi pemerintah wajib gunakan produk lokal

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Minggu, 10 Maret 2024 | 20:33 WIB
Fashion show batik Subang yang diperagakan oleh salah satu mojang jajaka Subang, Minggu 10 Maret 2024
Fashion show batik Subang yang diperagakan oleh salah satu mojang jajaka Subang, Minggu 10 Maret 2024

GENMILENIAL.ID - Pemerintah Daerah Kabupaten Subang secara resmi telah melakukan launching Car Free Day (CFD) di Jalan Wangsa Gofarana, Alun-alun Subang pada Minggu 10 Maret 2024.

Selain launching CFD, Pemda Subang juga launching batik Subang sebagai sebuah bagian promosi batik Subang baik kepada masyarakat lokal, nasional maupun internasional.

Sejumlah para pelaku UMKM yang telah ikut serta dalam produksi batik pun turut serta memajangkan berbagai macam produknya di stand yang telah disediakan oleh Bank BJB.

Batik Subang selama ini dikenal masyarakat seperti Batik Ganasan, Batik Serat Nanas, Batik Karembi dan lain-lain. 

Baca Juga: Launching Car Free Day di kawasan Alun-alun Subang, Dr. Imran sebut ajang promosi bagi UMKM Subang

Selain stand bazar UMKM pada kesempatan tersebut juga ada fashion show batik Subang yang diperagakan oleh para mojang jajaka Subang, para OPD dan juga para camat yang hadir.

Batik Subang dikenal memiliki corak yang khas, bahan baku kain yang lembut dan juga sangat nyaman saat dikenakan, selain itu juga memiliki harga yang cukup bersaing dan terjangkau pada kisaran puluhan ribu hingga ratusan ribu.

"Saya tentunya berharap ini produk lokal yang ada di Subang ini dikenal oleh masyarakat, tidak hanya oleh masyarakat Subang saja, tapi seluruh masyarakat yang ada di Jawa Barat termasuk juga di Indonesia," kata Pj. Bupati Subang, Dr. Imran pada GenMilenial.id disela-sela kunjunganya pada stand bazar batik, Minggu 10 Maret 2024.

Dr. Imran juga menyampaikan dengan melakukan launching Batik Subang, diharapkan para UMKM Subang bisa tumbuh terutama untuk UMKM yang memproduksi batik di Kabupaten Subang.

Baca Juga: Refleksikan kegelisahan perempuan, Mahasiswa GMNI gelar aksi pembagian mawar, teaterikal dan musikalisasi puisi

"Kalau sudah dikenal nanti orang bisa pesan untuk batik itu, dan hari ini juga saya sudah katakan seluruh instansi pemerintah yang ada di Subang wajib menggunakan batik dari Subang," ujarnya.

Selain itu, lanjut Dr. Imran Pemerintah Daerah Subang telah melakukan upaya untuk melakukan pemasaran Batik Subang dengan mengikutsertakan para pelaku UMKM Subang pada pameran-pameran nasional.

"Untuk pemasaran diluar kita sudah beberapa kali hadir di acara-acara pameran nasional, termasuk juga nanti pameran di tingkat provinsi, kita pasti akan berpartisipasi, mudah-mudahan dengan event-event tersebut kita bisa mempromosikan lebih luas," tuturnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X