Terkait materi-materi pembelajaran untuk para Mahasiswa, Kang Abi pun menyebut dirinya lebih banyak memberikan pelajaran terkait dengan motivasi dan nilai daya jual dirinya.
Kang Abi pun menambahkan bahwa Bumi Talaga Sundayana sering menerima kunjungan para mahasiswa yang ingin melakukan pembelajaran, riset ataupun observasi seputar bisnis destinasi wisata dengan dirinya.
Sementara itu, Mahasiswi STIESA Azzahra Nisa Saleha mengatakan bahwa dirinya banyak sekali mendapatkan pembelajaran terkait bisnis dan pengelolaanya.
"Banyak sekali ilmu yang saya dapat, tentang bisnis dan pengelolaan bisnis, terutama untuk kaum muda seperti saya," kaya Azzahra.
Disamping itu, menurut Azzahra hal yang paling dia suka adalah terkait filosofi warung makan yang dijelaskan oleh Kang Abi.
"Filosofi warung makan, tentang kerajaan-kerajaan gitu, beliau sangat kreatifitas sekali dalam membuat rumah makan ini," kata Azzahra.
Senada dengan Azzahra, Rika Akana yang juga sama sebagai mahasiswi STIESA mengatakan bahwa untuk membuka bisnis itu hal yang terpenting adalah soal keberanianya.
"Untuk membuka bisnis itu, harus ada keberanian terlebih dahulu, kita juga harus memperhatikan target pasar, kondisi sosial, dan pemilihan tempat," kata Rika Akana
Terkait modal, Rika juga menambahkan hal itu memang diperlukantapi hal yang terpenting adalah lebih kepada soal keberanian membuka usaha dan pengetahuan dasar terkait bisnis yanga akan dijalankan.
"Modal juga iyakan, tapi yang perlu itu keberanian dan pengetahuan dasar sih," tuturnya.