Direktur General Affairs Binus University, Jamin Djaja Pranata, mengapresiasi kolaborasi ini.
“Kami mengapresiasi langkah IFG dalam menghadirkan edukasi keuangan berkelanjutan langsung kepada mahasiswa. Literasi finansial yang bertanggung jawab sangat penting, terutama bagi generasi yang kelak menjadi pengambil keputusan,” ujarnya.
IFG tegaskan komitmen terhadap inklusi dan keuangan berkelanjutan
Dalam kesempatan yang sama, Firman Anindra menegaskan kembali mandat IFG dalam memperluas literasi keuangan masyarakat.
“Salah satu mandat utama IFG adalah memperkuat inklusi dan literasi keuangan melalui program TJSL, termasuk IFG Goes to Campus yang mendukung Asta Cita ke-4 terkait pembangunan SDM unggul,” tuturnya.
Baca Juga: Korban bencana Sumatera tembus 303 jiwa, BNPB sebut Sumut paling banyak terdampak
Ia menambahkan bahwa isu keberlanjutan kini menjadi prioritas global sehingga pelaku keuangan wajib mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola dalam seluruh proses bisnis.
Melalui rangkaian ini, IFG berharap generasi muda memahami bahwa keuangan bukan semata soal keuntungan, tetapi juga pengelolaan risiko, keberlanjutan bisnis, dan dampak sosial jangka panjang, baik dalam kehidupan pribadi maupun ketika kelak berperan dalam dunia usaha dan kebijakan nasional.***