“Dapur-dapur MBG membutuhkan pasokan protein, termasuk ikan. Dengan adanya Kampung Ikan, pasar dan supply chain-nya jelas dan pasti,” jelasnya.
Ia menyebut model integrated farm ini dapat memperkuat kemandirian pangan Subang agar kebutuhan protein masyarakat tidak bergantung pada daerah lain.
Baca Juga: DPRD Subang sahkan Propemperda 2026: 10 Raperda prioritas resmi masuk pembahasan
Jadi kawasan edu-wisata perikanan modern
Selain produksi ikan, kawasan ini juga dirancang sebagai edu-wisata untuk masyarakat yang ingin belajar budidaya ikan dengan teknologi modern.
Hal ini diharapkan menciptakan perputaran ekonomi baru di pedesaan.
Acara peresmian dilanjutkan dengan pemotongan pita, peninjauan kolam bioflok, penebaran benih, panen perdana, dan kunjungan ke pusat pelatihan Kampung Ikan Damandiri.
Hadir pula jajaran Forkopimda Subang, Yayasan Damandiri, pejabat OPD, civitas akademika, dan tokoh masyarakat.***