humaniora

Jambore PKK Subang 2025: Ruang pulih dan penguatan perempuan penggerak desa

Minggu, 16 November 2025 | 23:53 WIB
Ketua TP PKK Subang, Ega Anjani Reynaldy berikan sambutan pada Jambore Kader PKK se-Kabupaten Subang 2025, Minggu 16 November 2025 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID — Jambore Kader PKK se-Kabupaten Subang 2025 kembali menjadi ruang penting bagi para perempuan penggerak desa untuk memulihkan energi, memperkuat kebersamaan, dan meningkatkan kapasitas diri.

Acara yang digelar di Halaman dan Aula Pemda Subang pada Minggu 16 November 2025 ini dihadiri ratusan kader dari berbagai jenjang, dari kabupaten, kecamatan, desa, hingga kelurahan.

Ketua TP PKK Subang, Ega Anjani Reynaldy, menegaskan bahwa Jambore kali ini bukan sekadar seremoni tahunan. Ada pesan kuat yang ingin disampaikan, kader PKK juga butuh ruang untuk bernapas, menguat, dan merasa dihargai.

Baca Juga: Ledakan SMAN 72 Jakarta ungkap luka sosial: Curhat siswa hingga fakta terduga pelaku yang merasa sendirian

“Kader PKK itu garda depan keluarga dan masyarakat. Mereka bekerja dari hati. Jambore ini jadi tempat untuk menyegarkan pikiran sekaligus memperkuat kapasitas,” ujar Ega.

Ruang pulih untuk perempuan penggerak

Dengan tema 'Bersama Kader PKK, Kita Perkuat Semangat Kebersamaan, Kreativitas, dan Motivasi untuk Membangun Keluarga Berdaya dan Sejahtera Menuju Subang Ngabret,' Jambore menghadirkan berbagai kegiatan: senam bersama, fun games, diskusi, serta tausiah.

Seluruh rangkaian dirancang bukan hanya untuk menambah ilmu, tetapi juga untuk memulihkan energi sosial para perempuan yang selama ini memegang peran vital di tingkat keluarga dan komunitas.

Baca Juga: Kemendag mulai musnahkan 19.391 balpres pakaian bekas, DPR bilang pemerintah harus tegas soal barang thrifting

Ketua Pelaksana sekaligus Ketua DWP Subang, Hj. Siti Nuroni, menyampaikan antusiasme besar para peserta yang mengikuti agenda sejak pagi.

PKK sebagai penopang ketahanan keluarga

Ega Anjani menegaskan bahwa 10 Program Pokok PKK adalah instrumen penting untuk membangun keluarga dan masyarakat yang sejahtera.

Karena itu, PKK harus terus adaptif dan kreatif mengikuti perkembangan zaman.

“PKK harus jadi ruang inovasi dan manfaat. Perjalanan Subang Ngabret sangat bergantung pada kuatnya perempuan di desa-desa,” ungkapnya.

Halaman:

Tags

Terkini