humaniora

Apakah burung Garuda nyata? ini asal usul makhluk mitologis yang jadi lambang negara Indonesia

Senin, 2 Juni 2025 | 12:26 WIB
Patung Garuda dan Dewa Wisnu di Taman Garuda Wisnu Kencana (GWK) (Unsplash/Marwin Meyer)

GENMILENIAL.ID - Setiap 1 Juni, bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila, dasar negara yang dilambangkan dengan sosok burung Garuda.

Lambang negara ini tak hanya dikenal karena menggambarkan lima sila Pancasila di perisainya, tetapi juga memiliki makna filosofis dan sejarah panjang.

Namun, tak sedikit masyarakat yang bertanya: Apakah burung Garuda itu benar-benar ada di dunia nyata?

Garuda dalam mitologi Hindu dan Buddha

Secara historis dan mitologis, burung Garuda adalah makhluk legenda yang berasal dari ajaran Hindu dan Buddha.

Baca Juga: Jelang puncak haji, Kemenkes: Banyak jemaah alami gangguan tulang dan sendi

Dalam agama Hindu, Garuda dikenal sebagai wahana Dewa Wisnu, salah satu dari tiga dewa utama (Trimurti), dan digambarkan sebagai makhluk setengah manusia dan setengah burung dengan ukuran raksasa dan kekuatan luar biasa.

Sementara dalam ajaran Buddha, Garuda digambarkan sebagai burung pemangsa dengan sayap lebar yang menjadi simbol kekuatan dan penjaga dari kejahatan.

Kisah tentang Garuda banyak muncul dalam kitab-kitab kuno seperti Mahabharata dan Purana, yang menceritakan perjuangan dan keberaniannya.

Garuda dalam konteks Indonesia

Dalam konteks Indonesia, Garuda sering dikaitkan dengan elang Jawa (Nisaetus bartelsi), burung langka endemik yang menjadi simbol kekuatan, ketajaman penglihatan, dan kewaspadaan.

Baca Juga: Kesaksian korban longsor tambang Gunung Kuda: Tertimbun 30 menit, selamat berkat telepon minta tolong

Makna filosofis Garuda kemudian berkembang menjadi lambang nilai-nilai kebajikan, pengetahuan, kekuatan, keberanian, dan kesetiaan.

Penggunaan burung Garuda sebagai lambang negara diusulkan oleh Sultan Hamid II, dan resmi disahkan pada 15 Februari 1950 di masa kepemimpinan Presiden Soekarno.

Halaman:

Tags

Terkini