Thom Haye: Lawan China bukan balas dendam, tapi pembuktian kualitas tim Garuda

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Kamis, 29 Mei 2025 | 15:58 WIB
Timnas Indonesia saat bertandang ke China di Qingdao Youth Football Stadium pada leg pertama Grup C Kualifikasi Round 3 Piala Dunia 2026 Zona Asia (Dok. PSSI)
Timnas Indonesia saat bertandang ke China di Qingdao Youth Football Stadium pada leg pertama Grup C Kualifikasi Round 3 Piala Dunia 2026 Zona Asia (Dok. PSSI)

GENMILENIAL.ID - Jelang laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan China, gelandang Timnas Indonesia Thom Haye menegaskan bahwa pertandingan kali ini bukan soal balas dendam, melainkan momentum untuk membuktikan kualitas Tim Garuda.

Timnas Indonesia dijadwalkan menjamu China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Kamis, 5 Juni 2025.

Pertemuan ini menjadi laga kedua setelah kekalahan Indonesia 1-2 dari China di Qingdao pada 15 Oktober 2024 lalu.

Baca Juga: ESAI: Gastronomi dan keajaiban Tanah Priangan

Meski laga tersebut dianggap sebagai ajang pembalasan, Thom Haye justru menyampaikan perspektif berbeda.

Pemain keturunan Indonesia-Belanda itu menilai pertandingan melawan Bahrain sebelumnya justru lebih emosional dibanding laga melawan China.

“Saya pikir di game lawan Bahrain ada lebih banyak emosi. Dan kami melakukan dengan sangat baik juga dengan cara yang sportif,” kata Thom Haye seperti disampaikan dalam kanal YouTube The Haye Way yang tayang Kamis, 29 Mei 2025.

Menurut Thom, kekalahan dari China di leg pertama tidak menyisakan emosi berlebihan karena tidak ada kontroversi yang terjadi dalam laga itu.

Baca Juga: DMI latih ratusan pengurus masjid Subang jadi juru sembelih halal

Ia menyebut, pertemuan kali ini lebih tentang menunjukkan performa terbaik.

“Saya pikir balas dendam terhadap China adalah lebih tentang menunjukkan diri lebih baik, karena tidak melakukan yang terbaik dalam game sebelumnya,” ujar pemain yang menjadi tandem Nathan Tjoe A On di lini tengah Garuda.

Laga kontra China menjadi salah satu penentu nasib Indonesia di Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Pelatih Patrick Kluivert menargetkan kemenangan untuk menjaga peluang Tim Garuda lolos ke babak selanjutnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X